Judi Togel Marak Di Tapteng, LSM KPK Minta Polisi Sikat Habis

oleh -167 views
Mangantan Lumban Tobing 

TAPTENG NEWS – JAM 15.30 WIB

Judi tebak angka atau yang biasa disebut dengan Toto Gelap (Togel) atau KIM semakin marak di Sibolga – Tapteng. Sebagai bukti, telah banyak Juru Tulis (Jurtul) judi ini yang ditangkap oleh aparat penegak hukum. Baru – baru ini Polres Sibolga berhasil menangkap salah satu Jurtul dari daerah Rawang Kecamatan Sibolga Selatan. Dan lokasi ini diduga bukan satu – satunya wilayah tempat maraknya judi tebak angka ini.

Menanggapi hal tersebut, LSM Komunitas Pemburu Korupsi (KPK) mengaku sangat menyayangkan belum tertangkapnya para bandar judi Togel dan KIM ini. Padahal menurutnya, permainan yang dilakukan sangat terbuka. Hampir disetiap kedai di Kecamatan yang ada di Sibolga dan Tapteng, judi ini ada.

“Bandar – bandar besar ini punya Jurtul dimana – mana. Mereka bahkan terang-terangan mainnya, kayak gak ada takutnya sama sekali. Tapi, dibalik keberanian mereka ini, saya tambah curiga juga, ada apa,” kata Mangantan Lumban Tobing, ketua Investigasi LSM Komunitas Pemburu Korupsi (KPK) Sumatera Utara, Rabu (9/10).

Dari hasil penelusuran timnya, mereka menemukan dugaan adanya keterlibatan oknum aparat sebagai bandar. Salah satunya berinisial Sembiring.

“Kami sangat kaget mendengar informasi tersebut. 20 Kecamatan di Tapteng di tambah lagi Kota Sibolga sudah kami jalani. Para pemain dan penulis, selalu menyebut nama ini, Sembiring. Seperti, di Kecamatan Sibabangun, Lumut, Pinangsori, Badiri, Tukka, Pandan, Kolang, Tapian Nauli dan Sorkam, ada. Memang, sudah lama saya dengar nama ini. Karena penasaran dengan ketenaran nama ini, makanya saya bersama tim mencoba untuk menelusuri kebenarannya. Ternyata benar,” tukasnya.

Menurut perkiraannya, omzet 1 bandar bisa mencapai ratusan juta dalam sekali putaran nomor.

“Bisa sampai ratusan juta sekali putar. Kalau KIM, kan diputar setiap hari. Memang ini bisnis yang sangat menjanjikan bagi mereka yang punya nyali dan backing,” sebut Mangantan.

Tak hanya itu, mereka juga menemukan adanya keresahan masyarakat di kalangan ibu – ibu rumah tangga dengan keberadaan judi tebak angka ini. Ironisnya, sering terjadi pertengkaran keluarga hanya karena suami lebih memilih menyetorkan uangnya ke Jurtul Togel ketimbang kepada istri.

“Banyak ibu – ibu rumah tangga yang bahkan nekat memilih bunuh diri melihat tingkah suaminya yang menghabiskan uangnya memasang Togel dan KIM daripada memberinya kepada istri dan anak – anaknya. Hati saya miris mendengar keluhan mereka,” ungkapnya.

Sekilas, Mangantan mencoba menjelaskan sistem permainan judi ini ditengah kemajuan teknologi saat ini. Yakni, dengan mengirim angka tebakan melalui pesan singkat layanan SMS atau sejenisnya. Kemudian, putaran nomor juga diketahui melalui internet.

“Kalau setahun yang lalu, masih pakai kertas dan rekap. Kalau sekarang sudah kebanyakan ngirim pakai SMS. Mungkin karena sudah banyak penulis yang ditangkap,” tukasnya

Untuk itu, Mangantan meminta agar pihak Kepolisian segera bertindak memberantas segala bentuk perjudian, terutama di Sibolga – Tapteng, dengan tidak pandang bulu.

“Diminta aparat penegak hukum untuk memberantas judi Toto gelap dan KIM. Karena sudah meresahkan masyarakat. Harus merata dan tidak memilih – milih. Sekalipun ada aparat dibelakang para pemain. Jangan hanya Jurtul yang ditangkap, bandar nya juga harus digulung,” pungkasnya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *