Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kades Sitio-tio Hilir Bangun Taman Desa

oleh -260 views
Kepala desa Sitio-tio Hilir, Binanga Simatupang Bersama Kasat Binmas Polres Tapteng, Iptu Rensa Sipahutar dan Warga Melakukan Gotong-royong Pembuatan Taman Desa (Kebun)

TAPTENG NEWS – JAM 10.00 WIB

Guna meningkatkan ketahanan pangan dalam situasi pandemi Covid-19 ini, Desa Sitio-tio Hilir, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut) menggelar kegiatan gotong-royong pembangunan taman desa (pembuatan kebun).

Kepala desa (Kades) Sitio-tio Hilir, Binanga Simatupang, Minggu (29/11/2020) mengatakan, kegiatan gotong-royong yang dilakukan pada hari Kamis (19/11/2020) lalu, dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Tapteng beserta staf, ibu-ibu PKK dan semua kepala dusun (Kadus).

Selain dari mengutamakan program pengembangan kewirausahaan terpadu (PKT), pemerintah desa pun mengajak masyarakat untuk berswadaya mengerjakan kegiatan tersebut.

Dikatakan Binanga, aparat pemdes bersama pihak Kepolisian Polres Tapteng (Kasat Binmas) dan warga bahu-membahu membersihkan rumput-rumput liar, membuat bedengan menggunakan cangkul, dan sebagian membersihkan bekas potongan rumput.

Baca Juga :  Peringatan HUT RI Ke 75 di Kecamatan Sorkam Berjalan Sederhana

Kegiatan gotong-royong ini dimaksudkan untuk memperat tali silaturrahmi antar sesama warga, aparat pemerintah desa serta pihak kepolisian Polres Tapteng (Kasat Binmas).

Dengan kegiatan ini juga membiasakan hidup gotong-royong di lingkungan masyarakat serta menciptakan sinergi antara Perangkat Desa, pihak Kepolisian dan masyarakat untuk peduli dengan lahan yang terlantar dan tak diolah.

Karena menurutnya, apabila dibuka, akan menghasilkan tambahan ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Apalagi pada situasi pendemi Covid-19 sekarang ini, kegiatan membuka lahan untuk dijadikan kebun, akan mengantisipasi krisis pangan bila wabah ini terus berkepanjangan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Malam Natal di Kota Sibolga Kondusif

Binanga juga menuturkan, bahwa kegiatan gotong-royong dapat memberikan pelajaran bagi warga lain pada umumnya. Pasalnya, seberat atau sekecil apapun kegiatan tersebut, apabila dikerjakan secara bersama-sama, maka akan cepat tuntas.

Disebutkan Binanga, lahan yang seluas 20×20 meter, sengaja dibagi per dusun supaya warga setiap dusun berlomba-lomba untuk menyelesaikan pembuatan kebun tersebut.

“Yang kita tanami di kebun itu berupa kacang panjang dan bayam,” sebutnya.

Melihat hal itu, lanjut Binanga, pihak yang berhadir begitu menyambut dengan baik dan semangat.

“Jadi, saya berharap, supaya kegiatan gotong-royong itu kedepannya lebih ditingkatkan lagi,” harapnya. (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *