oleh

Pertamina Bersama DLH Kota Sibolga Akan Melakukan Peremajaan Kembali Mangrove

SIBOLGA NEWS – JAM 17.00 WIB

Pertamina Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sibolga akan melakukan peremajaan kembali mangrove di area Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Sibolga.

“Saat ini tim kita sedang melakukan pembersihan bibit mangrove yang kering. Selanjutnya, dalam waktu dekat ini, kita akan segera melakukan peremajaan kembali mangrove bersama DLH Kota Sibolga,” ujar Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumbagut, Taufikurachman, Senin (19/7/2021).

Taufikurachman menjelaskan, pihaknya akan melakukan penanaman sebanyak 1.000 bibit pohon mangrove di area TBBM Sibolga. Tingkat keberhasilan penanaman pohon mangrove dapat diukur dari beberapa indikator yakni jumlah pohon yang hidup, panjang daun, dan tinggi pohon.

Baca Juga :  Kejagung RI dan Kajatisu Diminta Copot Timbul Pasaribu Dari Jabatannya Sebagai Kajari Sibolga

“Penanaman bibit pohon mangrove segera kita lakukan. Bibit-bibit pohon mangrove yang akan ditanam ini memiliki tinggi minimal satu meter,” ucapnya.

Taufikurachman menerangkan, tanaman mangrove  memiliki berbagai manfaat antara lain untuk menyerap polusi udara, Selain itu, mangrove yang tumbuh berjajar juga dapat mencegah abrasi.

“Pengembangan mangrove ini juga merupakan salah satu komitmen kegiatan CSR (Corporate Social Responbility) di Fuel Terminal BBM Sibolga,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolda Ajak Tokoh Lintas Agama Jaga NKRI

Lebih lanjut Taufikurachman mengatakan beberapa kegiatan CSR di bidang pemberdayaan masyarakat pada tahun ini.

“Tahun ini kita salurkan CSR berbentuk pemberdayaan kelompok nelayan Sibolga Baru, kampung wisata warna warni Pasar Belakang, pendampingan serta peningkatan kualitas dan nilai jual produk UMKM di Kelurahan Pasar Belakang,” jelasnya

Sebelumnya pada tahun 2020 lalu, Pertamina TBBM Sibolga juga sudah melaksanakan kegiatan CSR berupa bantuan mesin pencacah sampah plastik untuk mengatasi permasalah sampah di lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kampung wisata Pasar Belakang. (fer)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed