Kantor DPRD Sepi, Anggota Dewan Petahana Sibuk Kampanye

Daerah, Sumut3265 Dilihat

SIANTAR NEWS – JAM 13.00 WIB

Menjelang Pemilihan Umum Serentak yang tinggal 27 hari lagi, cukup banyak para anggota DPRD Siantar yang jarang masuk kantor. Para anggota DPRD yang kembali maju sebagai petahana, saat ini sepertinya sibuk turun ke masyarakat untuk mengkampanyekan dirinya agar terpilih lagi. 

Pantauan Kamis (21/3) sekira jam 13.00 wib, gedung kantor DPRD Siantar terlihat sepi dari aktivitas anggota DPRD. Bahkan pemandangan ini sudah terlihat sejak beberap hari lalu.

Salah seorang PNS berpakaian batik merah milik Pemko Siantar, yang namanya tidak ingin dikorankan mengatakan, bahwa sudah lama seperti ini, mereka anggota DPRD jarang masuk kantor.

“Sebagian besar anggota Dewan sibuk melakukan sosialisasi di Daerah Pemilihan masing-masing,” bilang PNS tersebut.

Menurutnya, yang ikut mencalonkan kembali dan yang tidak mencalonkan kembali sama aja jarang masuk kantor.

Sementara menanggapi kondisi ini, Ketua Institute Law and Justice (ILAJ), Full Fawer Sihite, dihubungi melalui seluler sekira jam 15.00 wib membenarkan bahwa anggota DPRD Kota Siantar jarang ngantor.

“Saya sudah beberapa kali ke Kantor DPRD, dan yang saya temui hanya kursi kosong,” ujar Full Fawer Sihite.

Menurutnya, bahwa para anggota wakil rakyat sibuk kampanye.

“Begitu dimulainya Pileg, seakan-akan mereka ini tidak DPRD lagi. Jadi sibuk Caleg semua. Padahal mendapat gaji, yang artinya mereka saat ini makan gaji buta,” ujar Full Fawer Sihite.

“Empat sampai lima bulan belakangan ini, sampai nantinya menjelang Pemilu, DPRD Kota Siantar khususnya incumbent makan gaji buta, karena tidak ada kerjaannya. Dan kita lihat mereka tidak pernah ngantor. Katanya, hal-hal urgen dan yang menyangkut uang untuk saku mereka saja mereka ini datang. Kalau yang lain seperti aksi demo, mereka tidak akan pernah muncul,” sambung Full Fawer Sihite.

Ditambahkannya, ketika hal ini ditanyakannya kepada orang yang ada di DPRD Siantar, kondisi seperti ini sudah terlihat mulai dari awal tahun.

“Seharusnya mereka selesaikan dulu tugas mereka di kantor DPRD, baru mereka melakukan kampanye. Karena kampanye kan tidak sampai 24 jam?,” ucap Full Fawer Sihite.

Dia pun berharap agar masyarakat jeli melihat kondisi seperti itu, dan jeli untuk memilih mereka yang mencalonkan kembali.

“Mereka memang bukan berorientasi kepada fungsinya, tetapi yang mereka kejar adalah persoalan untuk mendapat kedudukan atau mendapat kekuasaan. Ini yang perlu dicermati masyarakat,” tutupnya. (bing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *