Buruh Bongkar Muat Pelabuhan ASDP “Menjerit”

Daerah, Sibolga968 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 9.00 WIB

Sudah lebih dari 3 bulan, para pekerja buruh lepas pelabuhan ASDP Kota Sibolga mengeluh di sebabkan kebijakan yang selama ini mereka rasakan di ubah oleh pihak ASDP secara sepihak tanpa ada pembicaraan atau pun musyawarah dengan pekerja buruh yang sehari harinya di pelabuhan ASDP Sibolga yang berada di kelurahan aek manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

Fazrul salah seorang buruh yang tergabung dalam kelompok buruh pelabuhan ini, menyampaikan rasa kekecewaannya pada awak media kemarin, Minggu (22/09) di jalan balam, bahwa sejak di bukanya pelabuhan ASDP Sibolga ini tidak pernah ada masalah dalam hal bongkar muat, namun dalam 3 bulan terakhir ini tiba – tiba keluar aturan kalau barang – barang curah seperti sayuran tidak bisa di muat lagi ke atas kapal di pelabuhan ini.

“Sehingga kami tidak dapat bekerja lagi, janganlah kami rakyat kecil ini di persulit hanya karena segelintir orang. Harusnya kami bisa diajak bicara dan musyawarah mencari solusi.

Ditambahkannya, kalau memang melanggar peraturan kenapa mobil pengangkut barang bisa bebas sampai over kapasitas bebas masuk kedalam kapal, padahal itu lebih berbahaya bagi penumpang. “Jadi tolong lah kami rakyat yang kecil ini di perhatikan,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui bahwasanya situasi ekonomi saat ini sangat terpuruk dimana harga – harga kebutuhan pokok sudah melonjak tinggi, disamping itu sulitnya lapangan kerja yang berdampak akan tinggi nya kriminalitas di tengah – tengah masyarakat.

“Seharusnya pejabat – pejabat daerah harus lebih bijak dalam membuat keputusan agar masyarakat dapat terbantu apalagi masyarakat di sekitar Pelabuhan ASDP kota sibolga, yang jelas – jelas menggantungkan hidupnya dari pelabuhan tersebut,” lirihnya.

Dan sungguh sangat disayangkan apabila ada oknum pejabat yang membuat satu kebijakan secara sepihak tanpa ada solusi dan penyelesaian. Hal ini membuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah semakin buruk. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *