SIBOLGA NEWS – JAM 11.00 WIB
Wali Kota Sibolga, Drs. HM Syarfi Hutauruk melepas Gladi Akbar Manasik Haji Kota Sibolga Tahun 2018, yang dilaksanakan di depan Kantor Wali Kota Sibolga. Jum’at (20/7) pagi.
Wali Kota Sibolga, Drs. HM Syarfi Hutauruk dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan gladi akbar manasik haji yang akan dilaksanakan di tanah suci, sehingga diharapkan pada pelaksanaan ibadah haji nantinya benar-benar dapat terlaksana dengan lancar, benar, dan sah menurut ketentuan syarat Haji. Pelaksanaan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi calon jamaah haji yaitu untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan syariat islam serta proses perjalanan Haji.
“Pada kesempatan ini, kami mengucapkan selamat kepada seluruh calon jamaah haji Kota Sibolga yang telah mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Kita semua yang mendapat kesempatan ke tanah suci tahun ini sudah sepantasnya bersyukur, karena masih banyak diantara saudara-saudara kita yang seharusnya berangkat, akan tetapi harus tertunda keberangkatannya karena berbagai hal. Oleh karenanya kepada kita semua agar dapat menyiapkan diri dalam melaksanakan ibadah haji, baik persiapan fisik maupun mental,” ucapnya.
Disampiakanya, kepada para calon jamaah haji Kota Sibolga yang mengikuti gladi akbar ini. Saya berpesan supaya dengan sungguh-sungguh sehingga nantinya jamaah dari Provinsi Sumatera Utara khususnya Kota Sibolga dapat menjadi teladan di mata Internasional.
“Selain itu, agar senantiasa memiliki kesadaran, tanggung jawab dan integritas, sebagai seorang muslim yang mampu memotivasi ummat untuk senantiasa berfikir posistif, saling mengingatkan dan saling menasehati, menghargai perbedaan dan toleransi serta mengajak beramar Ma’ruf Nahi Munkar,” ucapnya
Informasi yang diperoleh, peserta yang mengikuti kegiatan Manasik Akbar Jamaah Calon Haji Kota Sibolga Tahun 2018 adalah berjumlah 24 orang, Jamaah asal sibolga merupakan gelombang pertama kloter 7 dan berangkat dari bandara kuala namu pada tanggal 7 Agustus 2018. (st)






