Bertemu Jokowi di Istana Bogor, Syarfi Curhat Soal Pembangunan Sibolga

Sibolga1896 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 16.00 WIB

Walikota Sibolga, HM. Syarfi Hutauruk curhat ke Presiden Joko Widodo mengenai pembangunan Kota Sibolga. Selain curhat, Syarfi juga berkesempatan menyampaikan langsung surat permohonan sekaligus keluhan tentang kondisi ekonomi dan pembangunan di Sibolga.

Syarfi yang kebetulan satu meja dan duduk di sebelah Presiden Jokowi di acara makan siang bersama memanfaatkan momentum itu guna menyampaikan curhat soal ekonomi dan pembangunan di Kota Sibolga.

“Ya, kami sudah menyampaikan langsung kepada Presiden Jokowi di Istana Negara Bogor tadi siang. Setelah kami menyampaikan beberapa aspirasi melalui pembicaraan langsung, kemudian kami juga menyerahkan surat permohonan tadi ke Presiden,” jelas Syarfi kepada News24jam.com lewat via seluler, Selasa (24/7) malam kemarin.

Adapun isi surat itu, sambung Syarfi, antara lain terkait Permen KP No. 2 Tahun 2015 tentang larangan PI, yang mengakibatkan kondisi ekonomi di sektor Perikanan dan Kelautan turun secara drastis.

“Dimana tingkat pertumbuhan ekonomi menurun, angka kemiskinan naik, tingkat pengangguran meningkat, dan inflasi agak sulit dikendalikan karena harga ikan naik. Kami juga menyampaikan belum terealisasinya janji Menteri Kelautan tahun 2015 lalu untuk memberikan bantuan kapal dan alat tangkap nelayan bagi ex awak Kapal PI,” beber Syarfi.

Tak hanya itu, lanjutnya, dia juga menyampaikan betapa sulit dan terbebaninya para nelayan saat mengurus Sipi/Surat Izin melaut bagi awak Nelayan 10 GT yang diserahkan kepada Pemerintah Propinsi di Medan.

“Ini juga termasuksalah satu persoalan atau pekerjaan yang sangat menyulitkan dan membebani para nelayan. Mudah-mudahan, pemerintah pusat memberikan perhatian setelah hal ini kami sampaikan langsung kepada Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Syarfi juga menyampaikan permohonan perpanjangan landasan pacu, pelebaran runway dan apront di Bandara dr FL.Tobing Pinangsori,dengan harapan pesawat berbadan besar atau jenis Boeing bisa masuk.

“Sekaligus kami juga menyampaikan permohonan agar frekwensi penerbangan Maskapai Garuda ditambah ke Bandara Pinangsori,” katanya.

Masih menurut Syarfi, dia juga menyampaikan pemintaan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian terkait agar memberikan bantuan untuk pembangunan komplek olahraga atau stadion untuk mengganti Stadion Horas Kota Sibolga.

“Kemudian soal rehabilitasi dan pembangunan Pasar Sibolga Nauli yang terbakar beberapa waktu lalu,serta memperbanyak alokasi Rusunawa di Sibolga. Kami juga meminta agar pembangunan jalan Sibolga-Tarutung diperlebar dan membangun jalan alternatif di luar Batu Lobang,” tandasnya seraya menambahkan Presiden Jokowi juga akan datang ke Sibolga untuk meresmikan pelabuhan penumpang yang dikelola PT. Pelindo jika sudah rampung. (st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *