Beda Pilihan Di Pilkades, Hubungan Wanita “Mesum” Sama Wakepsek Renggang

Tapanuli Tengah979 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 13.40 WIB

Viralnya dimedia social foto hasil screnshot hubungan asmara DS selaku Wakepsek SMK N 1 Sosorgadong dengan MS yang begitu mesra kini tidak lagi sama, kedua pasangan bak suami istri ternyata keduanya sudah mulai renggang akibat beda pilihan kepala desa yang sudah selesai tertanggal 12 September lalu.

Hal itu disampaikan MS saat dikonfirmasi awak media, diceritakannya mula bertemunya dengan DS diperkenalkan dengan seorang teman, bahwa dirinya (DS red) membutuhkan sosok kasih sayang dari seorang wanita, diketahui rumah tangga DS selama ini kurang harmonis. Sehingga tidak ada kecocokan lagi kesehariannya.

“Dia takut salah menceraikan istrinya karna seorang PNS, makanya bertahan terus. Kalau dari segi keharmonisan mereka kurang baik, itulah cerita dia sama saya dan itu ada saksi yang dengar,” kata MS

Disamping itu, DS juga memberikan harapan kepada MS bahwa dia ingin mempunyai seorang anak, anak dari istri pertama hanya satu orang perempuan. Dikatakan DS kalau hanya itu yang diminta dari DS itu bisa tercapai.

“Kalau kamu bisa membangkitkan semangat hidup saya, saya akan nikahi kamu dan saya akan tanggug jawab nikahi kamu,” terang MS menirukan perkataan DS

Sebagai seorang wanita MS dengan status janda anak satu warga desa bonan lumban, kecamatan sosorgadong asal medan ini, merasa percaya dengan kata – kata mutiara dari DS sehingga kedua pasangan sejoli bak suami istri ini terus harmonis.

“Makanya saya mau berteman sama dia (DS red), kami cuma dua bulan lah jalan pertemanan ini, dan DS lah yang nyuruh ngontrak tempat itu. Disitu saya buka warung indomie dan jual tuak. Disitulah istrinya curiga sama DS lantaran sering pulang larut malam. Disitu istrinya jumpai saya, saya katakan suamimu kemari hanya minum makan karena ini warung,” ucap MS

Seiring berjalannya bulan, tahap pemilihan kepala desa segera berlangsung DS menguatkan MS agar mendukung pilihan lain dan menyuruh MS agar sosialisasikan kepada tamu yang datang mendukung nomor pilihan yang tidak sehati dengan MS.

“Kalau masalah Pilkades ini kita bertentanganlah dulu, saya di nomor dua kamu di nomor satu. Saya jelaskan kamu jangan menarik orang ingat posisimu sebagai PNS. Tetapi dia tidak dengarkan dan terus menggarap,” ungkap MS

Merasa tidak terima terus dinasehati, DS abaikan perkataan MS dan melakukan politiknya di warung tersebut. DS juga sempat marah dengan MS melontarkan perkataan.

“Bikinlah bikinmu siapa kau rupanya coba buat kau kira saya takut,” koar MS menirukan perkataan DS

“Itulah ceritanya makanya kami sudah bubar, sekarang dia takut bertemu sama saya terus mengelak,” timpal MS. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *