Dollar Melemah, Mata Uang Rupiah Naik Tipis

Jakarta News – Mata uang rupiah naik pada penutupan perdagangan ini. Kenaikan mata uang rupiah terjadi ditengah melemahnya indeks dollar yang diikuti dengan melemahnya mata uang dunia.

Bloomberg, tercatat naik tujuh poin atau mencapai Rp14.910 per USD. Yahoo Finance melansir mata uang rupiah naik tujuh poin dengan berada pada Rp14.908 per USD. Bank Indonesia (BI) melansir mata uang rupiah melemah Rp14.983 per USD. Rabu (26/09/2018)

Dollar Amerika Serikat (USD) diperkirakan melemah ke level 94,0-94,30 terhadap hampir semua mata uang kuat dunia. Melemahnya USD didorong ekspektasi investor yang telah memfaktorkan dua kali kenaikan tingkat suku bunga the Fed di September dan Desember.

“The Fed diperkirakan menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 25 bps pada 27 September waktu Jakarta,” ujar Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail.

Namun dirinya hanya menilai, kenaikan tingkat suku bunga tersebut tidak lagi berdampak besar terhadap penguatan USD terutama terhadap euro.

Sedangkan Bank Indonesia (BI) diprediksi juga akan menaikkan tingkat suku bunga acuan dalam rapat RDG bulanan pada 27 September. Dampak dari kenaikan tingkat suku bunga global ini kemungkinan membuat rupiah melemah.

“Rupiah kemungkinan melemah ke level Rp14.950 sampai dengan Rp15.000 per USD,” ucapnya (int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *