Jokowi Minta Panglima-Kapolri Cek Penembakan Di Papua

Berita Utama, Nasional1276 Dilihat

Jakarta News – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo telah mendapat kabar soal penembakan 31 pekerja Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua. Jokowi memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengecek kasus tersebut. (4/12/2018)

Presiden RI Jokowi mengatakan pernah mengunjungi kawasan Kabupaten Nduga, Papua. Wilayah itu memang masuk dalam zona merah alias berbahaya.

“Kejadiannya itu di Kabupaten Nduga, dulu memang warnanya merah. Saya dulu pernah ke sana,” ucapnya.

Lanjutnya, atas kasus penembakan oleh kelompok bersenjata itu, Jokowi meminta Panglima TNI dan Kapolri menelisik jelas kasus tersebut. Sebab, dia mengatakan, masih ada kabar yang simpang siur.

“Saya perintahkan tadi pagi ke Panglima dan Kapolri untuk dilihat dulu, karena ini masih simpang siur. Karena diduga itu, karena sinyal di sana nggak ada. Apa betul kejadian seperti itu,” terangnya.

Namun dirinya menyadari pembangunan di tanah Papua memang ada kesulitan, termasuk adanya gangguan dari kelompok bersenjata.

“Kita menyadari pembangunan di tanah Papua itu memang medannya sangat sulit. Dan masih mendapat gangguan seperti itu,” ujarnya.

Sambungnya, Meski demikian, dirinya menegaskan pembangunan di Papua terus berlanjut. Pembangunan ditambah di Papua, tetap berlanjut.(int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *