TAPTENG NEWS – JAM 15.20 WIB
Sudah hampir 1 minggu lebih kejadian pemukulan yang dialami oleh Divid Butarbutar (42) dan kedua Anaknya Pangeran Jonathan Butarbutar (19) dan Samuel Butarbutar (16), dimana mereka dipukuli oleh personil Satpol PP Tapteng secara brutal dan tidak manusiawi pada hari Rabu (28/11) beberapa waktu lalu
David Butarbutar saat ditemui Tapanuli News 24 Jam dirumahnya meyampaikan kekecewaannya kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Tapteng, dimana sampai saat ini laporan pengaduan yang laporkannya pada tanggal 29 November 2018 ke Polres Tapteng tidak ada proses
“Sudah 1 minggu lebih kejadian yang menimpa diri saya, tapi sampai saat ini kasusnya jalan ditempat. Para pelaku yang memukul saya dan anak saya masih berkeliaran. Untuk itu saya meminta kepada APH Polres Tapteng untuk menangkap para pelaku,” katanya
Dirinya juga berharap, agar APH Polres Tapteng segera menangkap Kasat dan Kabid Satpol PP Tapteng. Sebab mereka berdua adalah penanggungjawab lapangan, untuk itu saya meminta kepastian hukum dari Polres Tapteng dan meminta kebijaksanaan dari Bupati Tapteng
“Karna prihatin dan meminta maaf tidak dapat menyelesaikan permasalahan, untuk itu saya berharap agar para pelaku yang memukul kami sekeluarga agar segera ditangkap,” harapnya.
Terpisah, Kapolres Tapteng melalui Kasat Rekrim Polres Tapteng ketika dikonfirmasi Tapanuli News 24 Jam lewat WhatsAppnya terkait pemukulan yang dilakukan personil Satpol PP Tapteng terhadap David Butarbutar pengusaha lapo tuak yang ada di Kelurahan Sibuluan Nauli, Tapteng, tidak ada balasan. (hs)






