TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB
Kepada aparat Polres Tapteng diminta untuk menindak dan menangkap para sopir truk tangki pertamina yang “Kencing” di jalan Abdul Rajab Simatupang atau tepatnya di Jalan Baru, Tapteng. Sabtu (12/1)
Truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) selayaknya hanya menyuplai BBM ke SPBU, namun truk tangki yang berasal dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina Sibolga selalu “kencing” alias mengeluarkan isi tangki di sebuah gudang yang telah disediakan oleh para mafia ilegal
Ironisnya, kegiatan ini sudah berlangsung lama. Truk tangki BBM “kencing” sudah membudaya dan banyak yang kecipratan menikmatinya, gambaran angka menggiurkan dari hasil kencing BBM Pertamina tersebut
“Ini sudah bukan kencing lagi. Sudah penimbunan BBM jatuhnya. Pihak berwajib tutup mata selama ini, sopir “kencing” dapat mengelurakan minyak sampai 5 jerigen dan jerigen yang digunakan ukuran 35 bahkan 40 liter. Paling kecil itu tiga jerigen atau minimal 100 liter. Jadi setelah dibagi-bagi, sopirnya paling minimal dapat uang Rp800 ribu atau lebih. Sudah bukan buat beli rokok atau uang makan namanya. Tapi sudah nyolong alias maling,” kata salah seorang sumber yang tidak ingin namaya dikorankan kepada Tapanuli News 24 Jam
Tidak ada pilih – pilih jenis BBM. Semua disikat, memperhatikan hitungan kasar itu saja jelas kencingnya truk tangki BBM ini menjadi lahan yang sangat basah.
“Sudah biasa pula kalau bisnis gelap begini selalu disebut ada aparat bermain. Mulai dari Kepolisian dan TNI sering disebut jadi “beking” sehingga awet sampai sekarang. Pembagiannya menggiurkan” sebutnya seraya agar namanya jangan dikorankan
Pantauan dilapangan, lokasi tempat “Kencing” truk tangki pertamina berada di jalan Abdul Rajab Simatupang atau tepatnya di jalan baru. (hs)












