Parbetor Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tapanuli Tengah879 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 13.00 WIB

Sahat Parhorasan Sihombing (52) warga Lingkungan III, Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), ditemukan tewas tergantung di kamarnya. Sabtu (12/1) sekitar jam 13.00 WIB.

Polisi masih menyelidiki latar belakang pria yang berprofesi sebagai pengemudi beca bermotor (Betor) ini nekat mengakhiri hidupnya.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat melalui Kapolsek Pandan AKP Herry Sugiharto, SH mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari saksi – saksi, korban menggantung diri dengan menggunakan tali marlin.

Saksi Nurita Hasugian, pemilik rumah kontrakan yang ditempati Sahat, merupakan orang pertama yang melihat korban gantung diri.

Saat itu, Nurita datang melihat kondisi rumah yang di kontrak  korban. Pintu rumah yang dalam keadaan terkunci membuat Nurita mengetuk pintu. Walau berulang – ulang diketuk, tidak ada jawaban dari penghuni rumah. Curiga tak mendapatkan jawaban, Nurita akhirnya pergi memanggil menantunya beserta seorang tukang untuk membuka pintu tersebut.

Setelah pintu rumah terbuka, Sahat Parhorasan Sihombing terlihat sudah dalam posisi tergantung. Melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, Nurita selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, Personil Polsek Pandan langsung mendatangi TKP dan melakukan olah kejadian perkara. Tali marlin yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya, dijadikan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Saat diturunkan korban telah meninggal dunia. Untuk penyebab aksi nekat korban, pihak kepolisalian masih mendalaminya. Karena para tetangga korban juga tidak tahu korban punya permasalahan apa. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *