TAPTENG NEWS – JAM
Sungguh luar biasa kelakuan Kepala Puskesmas Pinangsori berinisial MAH dan Bendaharnya AH, yang diduga tega memotong Jaspel (Jasa Pelayan) Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sebesar Rp.200.000. Uang potongan tersebut diduga untuk membayar utang Puskesmas Pinangsori, Tapteng untuk akreditasi
“Nama Gaji di Puskes namanya Jaskel (Jasa Pelayan), jadi setiap bulan kami menerima dari Bendahara berinisial AH sebesar Rp. 500.000, tapi yang diberikan hanya sebesar Rp. 300.000 dan di potong sebesar Rp. 200.000. Ketika kami tanyakan kepada Bendahara kenapa dipotong, katanyanya untuk bayar utang Puskesmas waktu akreitasi,” kata salah seorang sumber yang tidak ingin namanya ditulis kepada News24jam.com, Sabtu (2/2)
Ketika ditanya apakah potongan itu diketahui oleh Kapus, dirinya menjelaskan setiap menerima Jaspel dari Bendahara Kapus ada disana. Berarti Kapus mengetahuinya. Potongan itu sudah berjalan selama 3 Bulan mulai dari Bulan Oktober sampai Desember 2018
“Sedangkan Gaji atau Jaspel yang kami terima tidak seberapa, tapi kenapa lah mesti dipotong. Ada sebanyak 30 TKS yang bekerja di Puskesmas Pinangsori ini, jadi semua Jaspel TKS ini dipotong, informasinya yang ASN pun dipotong,” sebutnya seraya agar namanya jangan dikorankan
Terpisah, Bendahara Puskesmas Pinangsori AH ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp pribadi miliknya terkait perihal pemotongan Jaspel tersebut, Minggu (3/2) mengatakan untuk konfirmasi besok saja ya pak bersama pimpinan di Puskesmas. (bs)






