BOSAR MALIGAS NEWS – JAM 13.00 WIB
Dua kubu yang mengaku sebagai anggota dan pengurus Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), nyaris bentrok fisik untuk memperebutkan lahan bongkar muat di PTPN IV unit PKS Kebun Gunung Bayu, Rabu 20/3 sekira jam 13.00 wib.
Informasi dihimpun dari lokasi, DPC SPSI kubu Pahala Nainggolan dengan DPC SPSI kubu Irawadi, sebelumnya saling mengerahkan massa anggotanya di lokasi PKS Kebun Gunung Bayu.
Kehadiran massa SPSI kedua kubu ini pun sempat bersitegang dan masing-masing mengklaim sebagai mitra kerja perusahaan, sehingga berhak mendapat kesempatan untuk melakukan aktivitas bongkar muat.
Sementara untuk menghindari bentrok fisik yang dikhawatirkan bisa menimbulkan kerugian bagi semua pihak, petugas pengamanan perusahaan bersama Kepolisian Sektor Bosar Maligas terlihat berjaga-jaga di lokasi, serta memfasilitasi kedua kubu untuk berembug.
Manajer Unit Kebun Gunung Bayu, Darwis Damanik, dan Manajer Unit PKS, Adhri Basari, melalui Papam Situmorang sangat menyesalkan insiden ini.
“Kami menyesalkan atas kejadian tersebut. Menurut kami, seharusnya mereka menyelesaikan permasalahan antara mereka, bukan di sini,” ucap Situmorang.
“Kami sarankan kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan mereka secara internal organisasi. Pada prinsipnya pihak perusahaan bersedia untuk bekerjasama dengan organisasi eksternal, selama dalam pelaksanaan kerjasama tersebut tidak mengganggu kinerja perusahaan,” sambung Situmorang di ruang kerjanya.(her)






