Beromset Jutaan Rupiah Perhari, Judi Tembak Ikan Marak Di Pinangsori

Daerah, Tapanuli Tengah1313 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 10.00 WIB

Praktik perjudian game tembak ikan (shooting fish) mulai marak. Lapak perjudian model ketangkasan ini menjamur di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Dengan modus bermain game ketangkasan, para pecandu judi semi online ini bebas bermain di beberapa kedai yang lokasinya sangat berdekatan dengan pemukiman warga.

Beberapa titik di wilayah Kecamatan Pinangsori permainan judi tembak ikan bisa ditemukan seperti di Kelurahan Albion Prancis dan Sori Nauli. Disebut – sebut, judi beromset jutaan rupiah ini pemiliknya merupakan orang kuat di Tapteng. Ironisnya, salah satu lokasi berada persis disamping kantor kelurahan Albion Prancis.

Permainan judi tembak ikan dimainkan via meja computer yang telah disediakan. Jika ingin bermain, pecandu perjudian ketangkasan ini terlebih dahulu membeli foucher. Nantinya, hasil kemenangan bisa ditukarkan dengan uang. Bagi masyarakat Pinangsori judi jenis ini disebut gelper.

Masyarakat sekitar mengaku sangat resah dengan aktivitas judi ini, terutama ibu – ibu rumah tangga yang suaminya kerap ke tempat judi mesin tersebut. Ibu – ibu ini mengecam dan tidak rela jika ada bentuk perjudian terstruktur diwilayah mereka, yang jelas – jelas akan merusak generasi muda. Diharapkan, aparat kepolisian secepatnya memberangus judi ketangkasan tersebut.

“Tentu kami sebagai ibu rumah tangga sangat merasa resah dengan adanya judi gelper ini. Sering terjadi keributan di dalam rumah tangga akibat suami sudah ketagihan bermain,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan. Senin (20/5).

Namun sangat disayangkan, ketika crew wartawan mencoba mengkonfirmasi keresahan masyarakat tersebut kepada salah seorang personil kepolisian setempat, oknum petugas ini seakan mengelak, seraya menyebutkan jika ada yang keberatan agar membuat laporan. “Kalau ada yang keberatan, di laporkan saja,” jawabnya, sambil berjalan terburu-buru.

Sementara itu, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Sukamat yang dikonfirmasi melalui Paur Humas Iptu Rensa Sipahutar, belum berhasil dikonfirmasi. Saat dihubungi melalui aplikasi Whats App, walau ada tanda ceklis warna biru, Rensa Sipahutar belum membalas pesan yang dikirimkan. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *