oleh

HMI Sibolga – Tapteng Demo Kantor KPU Dan Tabur Bunga

TAPTENG NEWS – JAM 9.00 WIB

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang persiapan  Sibolga – Tapteng demo kantor KPUD Tapanuli Tengah. Selasa (21/5).

Hal itu disampaikan M Yusuf Damanik selaku Ketua HMI cabang Sibolga – Tapteng, dirinya mengatakan bahwa pihaknya dalam aksi ini dilakukan semata atas instruksi dari pengurus besar HMI.

“Bahwa kami di utus oleh HMI se Indonesia untuk melaksanakan tabur bunga di KPUD Tapanuli Tengah setempat terkait meninggalnya petugas KPPS di seluruh Indonesia,” kata Damanik.

Sambung masih Yusuf, tuntutan yang menjadi prioritas kami dari HMI sendiri merupakan bahwa adanya indikasi kecurangan yang struktur sistematis dan masif yang dilakukan oleh oknum – oknum KPUD Tapanuli tengah.

“Kami memiliki data dan bukti dan akan kami laporkan apabila bukti dan laporan kami diterima Bawaslu dan dinyatakan akan benar – benar melanggar UU maka kami akan menekan dan menuntut akan melakukan pemilihan ulang demi terwujudnya demokrasi yang baiklah,” terangnya.

Baca Juga :  Kadisdik Himbau Guru Kreatif Mengajar Siswa

Yusuf juga berharap, kepada seluruh mahasiswa yang ada di Sibolga dan Tapteng marilah kita sama – sama membuang egois kita masing – masing mari kita bersatu sama – sama menyuarakan kebenaran.

“Kenapa karena masa kita dikit macam seperti tadi di lihat – lihat saja dari dalam suka – suka KPU itu saja, coba agak ada 200 orang  kita tadi pasti gemetar makanya saya berharap khususnya seluruh mahasiswa buka mata kalian buka hati kalian jauhkan egois kita mari kita bersatu menyampaikan satu tujuan,” ungkapnya.

Disamping itu, Komisioner KPUD Tapanuli tengah Feri Yosha Nasution mengatakan, pihaknya juga sudah melihat tuntutan dari HMI. “Saya juga dari HMI jadi saya ketemu dengan adik – adik saya disini,” kata Feri

Baca Juga :  Diduga Sopir Mengantuk, L300 Tabrak Tembok di Aek Horsik

Jadi kita sudah lihat tuntutan adik – adik, kita apresiasi sudah memberikan perhatian yang besar. Kebetulan juga ada anggota KPPS yang saat hari H itu. Sampai sejauh ini kita sudah data dan sudah kita laporkan pada KPU RI, berapa orang yang sakit, berapa orang yang meninggal, KPU RI juga sudah meminta data nya. Kedepan mungkin ada santunan kepada yang menjadi korban maupun yang sakit saat hari H,” urainya.

Kata dia lagi, pihaknya juga mengapresiasi HMI tentang berlangsungnya pemilihan yang jujur dan adil. Sejauh ini KPU juga sudah memproses TPS yang bermasalah.

“Kita sudah lakukan pemecatan hampir 126 orang anggota KPPS yang melanggar kode etik, kita sudah proses itu semuanya,” timpal Feri. (ben)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed