SIBOLGA NEWS – JAM 9.00 WIB
Kepolisian Polres Sibolga laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2019, hal ini di selenggarakan untuk kesiapan pengamanan Perayaan Idul Fitri 1440 H/2019 M.
Dindim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu sebagai Inspektur upacara dalam pelaksanaan Apel gelar pasukan Ops Ketupat 2019, Selasa (28/5) di halaman Mapolres Sibolga
Dandim 0211/TT Letkol Inf Jimmy Rihi Tugu menyampaikan keamanan masyarakat menjadi prioritas, sehingga di butuhkan sinergitas yang baik dalam operasi ketupat toba 2019.
“Sesuai amanat Kapolri, Tito Karnavian, Sinergitas Polri dan TNI harus mendapat dukungan dari pihak lain, karena keamanan dan kenyamanan yang diberikan bukan hanya untuk seseorang, melainkan untuk seluruhnya, siapa itu ya Kita Masyarakat,” katanya
Letkol Jimny menambahkan pelaksanaan apel gelar pasukan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personel, peralatan, dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara.
“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya, dengan merangkul seluruh komponen – komponen, sehingga tidak ada ditemukan riak – riak yang menimbulkan keresahan di tengah – tengah masyarakat, tentunya sesuai prosedur yang sesuai dengan instansi masing-masing,” jelas Dandim.
Sementara itu, Kapolres Sibolga AKBP Edwin Hariandja melalui Kabag Ops Polres Sibolga Kompol Sutrisno menyampaikan operasi Ketupat Toba 2019 ini untuk menjamin kesiapan pengamanan Perayaan Idul Fitri 1440 H/2019 M.
“Bukan hanya TNI – Polri, tapi seluruh instansi terlibat. Jadi kita tetap berharap seluruh instansi dan seluruh komponen masyarakat terlibat untuk menjamin keamanan pelaksanaan lebaran,” katanya
Tentunya, TNI – Polri sudah punya standar operasi untuk pengamanan. Tapi tentunya kita lebih melibatkan seluruh lebih ke soft power, jadi pendekatan baik – baik ke masyarakat.
“Tidak ada persiapan khusus, sesuai perencanaan masing – masing pengamanan Pilpres sudah berjalan. Kemudian operasi Ketupat Toba 2019 ini juga berjalan lancar dan kita berharap jangan terjadi apa – apa karna daerah kita masih aman,” ungkapnya. (ded)






