SIBOLGA NEWS – JAM 14.22 WIB
Dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Sibolga, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Komisi A bersama Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumut beserta rombongan, kunjungi Polres Sibolga mengenai P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan dan Peredaran, Gelap Narkotika) di wilayah Kota Sibolga, Kamis (20/06).
Dalam kunjungan kerja terserbut, Anggota DPRD Provinsi Sumut Komisi A Muhri Fauzi Hafiz menyampaikan dirinya akan selalu berkordinasi dengan Gubernur Sumatera Utara melalui jajaran OPD nya untuk bisa bersinergitas dalam upaya melakukan program P4GN. Kemudian kami juga selalu mendukung tugas – tugas pihak kepolisian terutama didalam pemberantasan narboka khusunya diwilayah Kota Sibolga.
“Bahwa DPRD Provinsi Sumut telah mensahkan peraturan daerah nomor 01 tahun 2019 tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkoba psikotropika dan zat adiktif lainnya, serta berharap ke depannya peraturan Gubernur (Pergub) dapat segera diterbitkan oleh Pemerintah Sumatera Utara,” ujarnya.
Dirinya juga menerangkan, kegiatan P4GN ini merupakan salah satu program bidang diseminasi informasi tentang pencegahan bahaya narkotika. Kemudian kegiatan P4GN ini dinilai efektif terutama memberikan edukasi sekaligus pemahaman kepada semua kalangan, bahwa narkoba sangat berbahaya bagi generasi pemuda bangsa.
Sementara itu, Kepala BBN Propinsi Sumut yang diwakilkan oleh AKBP Siti Aminah Siregar mengatakan dalam menjalankan P4GN, BNN telah mencatat capaian – capaian yang perlu terus ditingkatkan untuk memerangi narkoba. Kemudian salah satu contoh aksi untuk mewujudkan program P4GN ini adalah membuat regulasi atau membentuk dan membuat Perda. Karena progran P4GN ini adalah program yang positif.
“Apa pun langkah untuk melawan narkoba harus kita dukung bersama – sama. Gerakan ini harus secara masif dilakukan,” ucapnya.
Kapolres Sibolga AKBP Edwin H Hariandja menerangkan bahwa program dari P4GN yang dijalankan ini memang harus didukung oleh semua lembaga dan instansi terkait. Termasuk juga didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Sebab, ancaman narkotika memang harus dilawan secara bersama-sama oleh semua elemen masyarakat. Secara sungguh – sungguh,” pungkasnya. (riz)






