Bupati Resmi Buka BBGRM Tahun 2019

Daerah, Tapanuli Tengah1956 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 10.00 WIB

Dalam rangka memperkuat integrasisosial dan integrasi bangsa dalam memperkokoh NKRI melalui pendayagunaan dan pelestarian nilai – nilai gotong royong masyarakat yang telah tumbuh, berkembang dan mengakar dalam kehidupan masyarakat sebagai bagian dari nilai budaya bangsa perlu menggelorakan kembali semangat kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mempunyai peranan penting mendukung proses pembangunan nasional. Gerakan PKK juga merupakan wadah aktifitas social kemasyarakatan yang mengarah kepada terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih maju, bahagia sehat dan sejahtera.

Hal ini di katakan dalam Laporan Panitia Pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang ke XVI dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 47  Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Tapteng Sunardi S.Sos di hadapan Bupati dan wakil Bupati Tapanuli Tengah, Selasa (13/8) di area Bendungan Kebun Pisang Kecamatan Badiri Kabupaten Tapanuli Tengah mengatakan ini merupakan upaya untuk lebih menggelorakan semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan khususnya peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Kegiatan ini melibatkan berbagai sektor, karena melalui pelaksanaan program yang melibatkan gotong royong masyarakat desa, akan dapat mengakslerasi pembangunan berbagai prasarana dan sarana untuk memenuhi kebutuhan warga desa,” kata Sunardi.

Sambung Sunardi, keberhasilan pelaksanaan program ini yang di pusatkan di Kabupaten Rembang, dapat menjadi model bagi daerah lain dalam melaksanakan program pembangunan yang diprioritaskan lokasinya pada desa-desa tertentu dengan menggunakan sistem gotong royong masyarakat,” tambahnya.

Selanjutnya, sejalan dengan implementasi UU no. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Negara mengakui dan  dan menghormati kewenangan yang dimiliki oleh Desa. Gotong royong merupakan modal sosial yang sangat strategis dan masih berkembang dan perlu dipertahankan terutama untuk percepatan implementasi  UU Desa guna membangun masyarakat yang berpemerintahan (Self Governing Community) guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera, kuat, maju, demokratis dan tanpa meninggalkan jati diri.

Pelaksanaan program ini tetap mengutamakan peran aktif dan gotong royong masyarakat, karena melalui peran aktif masyarakat akan tercipta rasa memiliki dan rasa tanggung jawab masyarakat dalam melaksanakan dan memelihara hasil-hasil pembangunan. Sedangkan Pemerintah dan Pemerintah Kabupaten lebih berperan menfasilitasi.

Bertolak dari kenyataan ini perlu upaya untuk terus menumbuhkan kesadaran masyarakat  akan pentingnya semangat gotong royong, salah satunya dengan mendukung Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat dan Hari Kesatuan Gerak PKK.

Salah satu point yang menjadi titik perhatian adalah kegotongroyongan masyarakat Kabupaten Rembang yang harus ditingkatkan. Nilai-nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang di masyarakat adalah bagian dari system nilai budaya bangsa, yang perlu dilestarikan secara berdaya guna dan berhasil guna.

“Maksud diselenggarakannya kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XVI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 47 Tahun 2019 adalah untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan kegotongroyongan,” ungkapnya.

Sementara, Bupati Tapanuli Tengah Bahktiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya di  pembukaan bulan Bakti Gotong royong ini menyatakan bahwa tujuan diadakannya kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XVI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 47 Tahun 2019 adalah untuk menjaga dan melestarikan budaya bangsa. Serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam melaksanakan pembangunan, meningkatkatkan rasa memiliki dan rasa tanggungjawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan.

“Memasyarakatkan Gerakan PKK sebagai gerakan yang dikelola dengan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat yang sudah dilaksanakan dan bermanfaat bagi masyarakat di seluruh pelosok tanah air,” ujarnya.

Meningkatkan pemahaman segenap masyarakat dan seluruh komponen bangsa tentang keberadaan, tujuan, program dan kegiatan PKK dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Bupati.

Bahktiar juga menyampaikan agar  meningkatkan motivasi dan kesadaran masyarakat untuk lebih tau, mau dan mampu melaksanakan program – program pemerintah  serta terus aktif mendukung peningkatan hidup gotong royong dan bukan hanya seremonial biasa, dan terlebih kepada hidup bersih mulai diri sendiri, lingkungan dan masyarakat. Dan tak kalah penting harus  hidup menjauhkan diri dari Narkoba.

Dalam peringatan kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XIV dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 45 Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2019 sebanyak 400 orang, terdiri dari Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI dan HKG PKK ke 47 tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2019. Para SKPD dan 20 Kecamatan. Acara ini juga di isi dengan penyerahan Alsinta bagi 20 kecamatan, yakni semprot 20 unit, Hand tractor 9 unit. (ben)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *