Lurah Pancuran Pinang Kucar Kacir Saat Didatangi Emak – Emak Pemilik Kios

Daerah, Sibolga4406 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 09.38 WIB

Keluar lah pak Lurah, jangan pilih kasih pak. Bagus – bagusnya kami mau bilang, mana surat kami yang kalian tahan. Keluar dulu pak, bukan pegawai kami yang memiliki gaji bulanan, kalau kami gak jualan kami gak makan.

“Satu bulan gaji kalian ada sekian, kalau kami bagaimana. Keluar lah pak, biar bisa kami tau bagaimana penjelasan dari bapak,” ucap sejumlah ibu – ibu pemilik kios saat berada di depan kantor Kelurahan Pancuran Pinang, Sibolga. Rabu (2/10)

Boru Harefa salah seorang pemilik Kios mengatakan berikan kami keadilan, karena kami adalah masyarakat. Kami tidak terima bangunan kios milik kami dibongkar, jangan buat kami mati kelaparan. Suruh lah keluar Lurah itu, bahkan surat yang kami sampaikan ke anggota dewan belum ada panggilannya kepada kami. Seenaknya saja kalian membongkar kios milik kami. Tidak ada hati nurani kalian

“Lurah itu pun memfitnah saya, masa saya dituduhnya berjualan daging Babi dan Anjing, padahal saya kan Muslim. Masih ada buktinya kepada saya, jangan hina nama baik kami,” sebutnya

Dijelaskannya, orang miskin kayak kami ini saja yang selalu diganggu dan ditindas oleh pemerintah. Pakek hati nurani, jangan pakek kekerasan. Saya hanya menjual kopi dan makanan ringan untuk mencari nafkah buat anak saya

“Sudah pernah kami sampaikan surat permohonan kepada Walikota Sibolga, tapi sampai saat ini tidak ada ditanggapi. Tapi tiba nanti pemilihan Walikota kalian cari kami, kami bukan melawan pemerintah. Akan tetapi hak kami yang kami tuntut,” jelasnya

Senada juga disampaikan, Boru Zendrato salah seorang peemilik kios disampaikannya anak kami butuh nafkah, butuh makan, dan butuh sekolah. Kami sudah miskin jangan disusahkan lagi pencarian kami, katanya pemerintah mau mensejaterakan masyarakat. Ini sudah jelas – jelas ada usaha untuk membantu keluarga kami, kenapa harus dibongkar

“Kami tidak melawan pemerintah, tapi kasih lah kami solusi yang baik dan berilah kami tempat yang layak untuk bisa berusaha,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Lurah Pancuran Pinang belum bisa dikonfirmasi terkait penyampaian warga pemilik kios yang dibongkar oleh Satpol PP Sibolga (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *