TAPTENG NEWS – JAM 15.00 WIB
Kecamatan Tukka, Tapteng gelar pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 46, di lapangan Kantor Camat Tukka, pada Kamis (30/01) sekira jam 15.00 WIB.
Sebelum melaksanakan pembukaan MTQ, Camat Tukka Julkhaidir Pardede dan sejumlah masyarakat, Babinsa, Kapolsek Pandan, Tokoh agama hingga anak sekolah melaksanakan pawai taaruf.
Pawai taaruf MTQ ke 46 tersebut diiringi dengan mobil patroli, berjalan kaki sekitar 600 meter kelokasi MTQ.
Sementara secara simbolis pembukaan MTQ oleh Camat Tukka Julkhaidir Pardede. Dilanjutkan pengibaran bendera MTQ dilakukan oleh siswa – siswi SMA Negeri 1 Tukka, Kecamatan Tukka, Tapteng.
Adapun pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Putera. Dilanjutkan dengan doa bersama dari KUA Kecamatan Tukka, Tapteng Abdul Halim Nasution.
Sementara Laporan oleh ketua Panitia MTQ, Hasrifai Efendi Tambunan mengatakan, marilah kita mengucapkan syukur Alhamdulilah kepada Allah SWT karena masih bisa diberikan melaksanakan acara MTQ ke 46.
“Tetaplah menjunjung tinggi sportifitas dalam melaksanakan MTQ ke 46, sungguhlah berpedoman kepada Al Qur’an,” kata hasrifai.
Apabila ada yang kurang berkenan dalam penyelenggaraan MTQ ke 46 ini pihaknya memohon maaf.
Senada itu, Camat Tukka Julkhaidir Pardede, SE mengatakan, bapak ibu tidak terasa berjumpa lagi di acara MTQ Kecamatan Tukka ke 46.
“Tidak terasa sudah dua kali berturut kita mendapatkan juara di MTQ tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah. Dimana mudah – mudahan kita doakan bersama atas keringan langkah turut mensukseskan acara MTQ tingkat keccamatan Tukka ini berjalan lancar dan hikmad,” kata Camat Tukka.
Meski demikian Camat juga mengajak masyarakatnya agar memberikan bantuan doa yang tiada duanya atas musibah bencana alam yang ada di Kecamatan Barus.
“Harapan saya masyarakat di Kecamatan Barus agar tabah menerima cobaan, duka barus duka kami juga,” lirih Julkhaidir.
Sementara itu sambung camat tukka, terkhusus adik-adik Kafilah desa dan kelurahan Kec. Tukka junjunglah sportifitas belajarlah dengan baik, bawalah nama Tukka ini ke yang lebih baik lagi.
“Mana tau bapak/ibu ada pelayanan kami yang kurang berkenan dan ucapan kami kurang baik mohon dimaafkan,” ungkapnya. (ben)






