Saat Kunjungi Sibolga – Tapteng, Gubsu Edy Beri Bantuan Korban Kebakaran

Gubsu Edy Rahmayadi Kunjungi Korban Kebakaran Sibolga Tapteng

SIBOLGA NEWS – JAM 11.00 WIB

Gubernur Sumatera utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, mengunjungi korban kebakaran yang berada di perbatasan Sibolga dan Tapanuli tengah (Tapteng), yakni Kelurahan Aek Habil Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga dan Kelurahan Pasir Bidang Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapteng, pada Jum’at (31/01) sekira jam 08.30 Wib.

Dalam kunjungannya, Edy menyapa warga sekaligus memberikan bantuan kepada para korban yang terkena musibah kebakaran di lokasi tersebut.

Dikatakan Edy, musibah yang datang merupakan ujian dari Tuhan. Dari itu ia meminta korban yang terkena musibah agar dapat bersabar dan menguatkan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Nanti cobalah untuk melaksanakan Sholat tolak bala, ada sholat gaib, introspeksi diri rakyat ini, kuatkan iman, ada apa ini semua, terus silih berganti musibah ini, pasti ada yang salah dengan kita ini, kembalikan ke Tuhan, ke Allah bagi yang beragama Islam,” ucapnya.

Edy menyampaikan, akan segera menindaklanjuti kejadian tersebut dengan memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah-rumah warga yang telah habis dilahap api.

“Nanti saya akan berusaha sebisa mungkin ya, biasanya ada anggaran itu nanti dari PUPR, Mensos, saya usahakan bisa lima belas jutaan lah,” sebutnya.

Disamping itu, ia mengimbau Walikota Sibolga agar segera menjalankan prosedur sesuai dengan aturan yang berlaku. Supaya perbaikan rumah warga yang terbakar segera dapat dibangun dan diperbaiki kembali.

“Kalau nanti tak ada yang mau, ya udahlah, Gubernur aja nanti yang bayar. Tapi prosedurnya jangan kita bangun begini, nanti Gubernur yang dipanggil oleh KPK, tidak ada ini yang main-main dengan keuangan, untuk itu prosedurnya nanti wali kota, bikinkan perencanaan arsip namanya, kondisi sebegini, sebegini, nanti ajukan ke Gubernur, dasar itu Gubernur menindaklanjuti, saya akan lakukan maksimal,” tegasnya.

Sebelum bertolak ke lokasi kebakaran, Edy mengatakan terlebih dahulu mengunjungi lokasi banjir yang menerjang Barus, Sorkam dan sekitarnya (Tapteng).

“Saya tidak tahu ini karena saya datang melihat saudara-saudara kita di Tapanuli Tengah, di Barus. Sampai ada 8 orang yang korban, sudah ketemu 7 orang dan 1 orang lagi belum ditemukan,” ungkapnya.

Bahkan kata Edy, ia menyempatkan beristirahat di lokasi yang terkena banjir.

“Saya tadi malam tidur di sana, saya tungguin di sana, sampai sekarang mereka masih mencari. Habis saudara-saudara kita di sana, jadi mari sama-sama kita doakan mereka juga,” pintanya.

Edy mengaku prihatin dengan musibah yang datang bergantian, mulai dari Mandailing Natal, Labuhan Batu Utara, hingga ke Sibolga dan Tapanuli tengah.

“Makanya ada apa sama kita ini, Gubernur nya yang banyak dosa ini, saya juga akan segera bertaubat, Aamiin,” ucapnya seraya menghibur warga.

“Jadi, jangan menangis terseduh-seduh pada saat kita ada musibah, jangan tertawa terbahak-bahak pada saat kita menerima kesenangan, karena itu adalah setan, yang akan ikut ditengah-tengah kita. Itu juga ada di Al-Quran, ada di Injil, untuk itu kita selalu dekat kepada Tuhan, setuju?,” tambahnya.

Edy berharap, bantuan yang ada dapat tersalurkan dengan baik.

“Ini perwakilan ada 3, dan jumlahnya semua ada 30 paket. Saya tidak mau ada yang lain-lain, jangan nanti berebutan, terus ada yang gak dapat, tolong diatur semuanya,” imbuhnya.

“Jadi saudara-saudara saya, sekali lagi saya prihatin, semoga Allah, Tuhan Yang Maha Esa, selalu melindungi kita semua, memberkati kita semua,” tutupnya. (ful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *