Seorang Wanita Mengaku Dirampok Dua Pria Bersenpi di Pantai Indah Kalangan

oleh -311 views

TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB

Seorang wanita bernama Sumihar Simatupang (49) warga Jalan Dame, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga mengaku dirampok oleh dua orang pria yang tak dikenal menggunakan senjata api (Senpi) jenis pistol di kawasan Pantai Indah Kalangan, Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. pada Sabtu (15/02) sekitar jam 12.00 Wib

Sumihar Simatupang ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa perampokan terjadi ketika dirinya mendapatkan telpon dari seorang wanita yang akrap disapa Mak Gortap. Yang dimana dalam telpon Mak Gortap mengatakan ingin membayar utangnya sebesar Rp. 3 juta

“Mak Gortap ini dulunya adalah merupakan tetangga saya, dan masih mempunyai utang piutang kepada saya. Pada saat itu saya menghubungi Mak Gortap melalui telpon selulernya, dan berjanji ingin membayar utangnya di pantai indah kalang,” kata Sumihar saat membuat laporan ke Polsek Pandan

Kemudian lanjut Sumihar, saya pun bergegas berangkat dari Sibolga menuju Pantai Indah Kalang dengan menggunakan Angkutan umum. Sesampainya dilokasi (Pantai Indah Kalangan) saya menelpon Mak gortap, dan dia (Mak Gortap) mengarahkannya untuk masuk ke pantai indah kalang.

“Sambil berjalan saya masih berkomunikasi melalui telpon dengan Mak Gortap, akan tetapi saat dijalan menuju Pantai Indah Kalang tiba – tiba saya di datangi oleh dua orang pria menggunakan mobil putih dan langsung merampas HP milik saya, tidak puas dengan merampok HP pelaku kembali merampas tas milik saya. Akan tetapi saya berusaha mempertahankan tas saya dengan cara menarik dari tangan perampok, sehingga jari telunjuk sebelah kiri koyak akibat terkena besi tas milik saya,” ucapnya

Lanjutnya menjelaskan, melihat perlawanan yang saya lakukan saat mempertahankan tas milik saya. Pelaku tiba – tiba langsung menodongkan sebuah senjata api (Senpi) kepada saya

“Kau serahkah Tas mu atau tidak kutembak kau,” sebutnya menirukan ucapan para perampok

Masih katanya, melihat senjata yang ditodongkan terhadap saya. Seketika badan saya lemas dan tidak bisa berbuat apa.

“Dari pada saya ditembak, lebih baik saya serahkan tas milik saya kepada kedua orang pria (Perampok) tersebut,” ujarnya seraya menambahkan setelah berhasil merampas HP dan Tas milik saya para pelaku langsung pergi meninggalkan saya begitu saja.

Sambungannya, saya langsung pulang menuju Sibolga dengan menggunakan Angkutan umum. Tanpa ada kepikiran untuk minta tolong terhadap warga sekitar, sesampainya dirumah tangan saya langsung diobati oleh kakak kandungnya saya. Ada pun kerugian yang saya alami kurang lebih sekitar Rp. 3 juta

“Melihat kondisi saya, kakak kandung saya Sarida Simatupang (53) langsung membawa saya untuk melaporkan yang saya alami ke Mapolsek Pandan,” ujarnya

Terpisah, Kapolsek Pandan IPTU Z. Pohan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian perampokan tersebut

“Sebagai langkah awal kita sudah melakukan olah TKP dan melakukan Visum terhadap tangan korban,” jelasnya seraya menambahkan dalam kasus ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku perampokan, nanti kalau ada laporan penyelidikan lebih lanjut akan kita informasikan. (tas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *