Hari Ke Tujuh Bocah 8 Tahun Yang Hanyut Terseret Arus Aek Sibundong Belum Juga Ditemukan

Daerah, Sibolga1260 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 09.00 WIB

Pencarian Aulia Lestari Saruksuk, bocah berusia 8 tahun yang hanyut terseret arus sungai Aek Sibundong memasuki pencarian hari ketujuh, Senin (13/4).

Aulia Lestari Saruksuk, bocah berusia 8 tahun merupakan warga Desa Rianiate, Kecamatan Sorkam, Tapteng.

Koordinator Lapangan Basarnas Sibolga Rio Faisal Simorangkir melalui Dantim Basarnas R. Bangun, Senin (13/4) mengatakan operasi SAR yang telah dilakukan mulai 7 Maret 2020 sampai hari ini belum membuahkan hasil.

“Terus terang saja proses pencarian hingga saat ini hari ketujuh sudah maksimal kita lakukan, dan segala usaha serta upaya kita bersama TIM yang lain juga sudah dilaksanakan. Tetapi apa boleh buat korban masih belum juga ditemukan,” katanya

Maka dari itu kata Bangun, sesuai SOP atau peraturan yang ditetapkan oleh Kepala Kantor SAR. Setiap pencarian korban hanya cukup dilakukan sampai tujuh hari,” ungkap Bangun

Ditempat terpisah, Darus Saruksuk orang tua dari Aulia Lestari ketika ditemui mengatakan, hilangnya putrinya ini akibat hanyut terseret sungai aek sibundong beberapa hari yang lalu.

“Memang sangat menimbulkan kesedihan yang mendalam ditengah – tengah keluarga saya,” ucapnya

Tetapi walaupun demikian kata Darus, itu semua sudah takdir Tuhan. Kami sekeluarga sudah mengikhlaskan kepergian putri kami itu, serta mengucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya kepada pihak Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Kepala Desa, Pemerintah Kecamatan dan seluruh masyarakat atas kerja keras nya dalam melakukan pencarian terhadap putri kami.

“Walaupun putri kami itu sampai saat ini belum ditemukan,” ucapnya.

Sebelumnya, Aulia Lestari Saruksuk, bocah berusia 8 tahun dilaporkan hanyut terbawa arus sungai Aek Sibundong pada Selasa 7 Maret 2020 sekitar jam 09.00 WIB pagi saat hujan deras mengguyur daerah itu. (zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *