Selain Tanpa Plang, Proyek Pembangunan Parit di Jalan Sibolga-Barus Diduga Asal Jadi

Daerah, Tapanuli Tengah1458 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 12.00 WIB

Diduga akibat lemahnya pengawasan dari pihak terkait akhirnya berdampak pada hasil proyek pembangunan parit di jalan Sibolga-Barus yang diduga pengerjaannya asal-asalan. Hal itulah yang dikeluhkan warga Kelurahan Sorkam, Kecamatan Sorkam (Tapteng).

Kegiatan pekerjaan pembangunan parit yang tidak diketahui lebar maupun panjangnya serta anggarannya darimana lantaran tidak terpasang plang proyek di lokasi itu diduga tidak sesuai sfesifikasi.

“Kami merasa sangat kecewa, parit di jalan Sibolga-Barus ini sudah sangat dinantikan. Tapi setelah terealisasi justru sistem pengerjaannya terkesan asalan,” ungkap salah seorang A. Pasaribu kepada wartawan, Selasa (27/10)

Dijelaskannya, proyek yang dikerjakan tanpa menggunakan plang itu diduga sebagai trik untuk membohongi masyarakat. Agar tidak termonitoring biaya dan sumber anggarannya darimana

“Seharusnya pihak pemborong atau kontraktor harus membuat plang, agar warga yang melihat dapat mengetahui informasi proyek tesebut,” sebutnya seraya menambahkan jangan sekali-kali buat pembodohan kepada masyarakat

Dia juga menyayangkan kinerja pengawas yang bertugas di lapangan yang tidak melakukan peneguran terhadap rekanan, dimana agar memasang papan informasi proyek saat dimulainya pekerjaan,” ungkapnya

Sambung A. Pasaribu, padahal sesuai dengan Undang-Undang keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012. Disitu diatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang di biayai negara wajib memasang papan informasi proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

“Pemasangan papan nama proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan,” ungkapnya

Pantauan dilapangan, lebih kurang satu bulan pekerjaan sampai sekarang plank informasi proyek tersebut tidak ada terpasang, dan ditambah lagi hasil pekerjaan nya sampai saat ini masih kondisi berantakan. (zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *