Natal dan Tahun Baru, BI Sumut Siapkan Uang Tunai Rp 3,94 Trilliun

oleh -356 views
Foto Ilustrasi

JAKARTA NEWS – JAM 10.00 WIB

Bank Indonesia (BI) siapkan kebutuhan uang tunai atau outflow saat perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Sumatera Utara mencapai Rp3,94 triliun. Hal ini, untuk memenuhi kebutuhan transaksi uang tunai yang diprediksi bakal meningkat.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sumut, Andiwiana Septonarwanto, menjelaskan, uang tunai Rp3,94 triliun dengan perincian Uang Pecahan Besar (UPB) Rp3,63 triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPK) sebesar Rp314 miliar.

“Layanan kas, baik melalui Bank Indonesia maupun jaringan perbankan telah disiapkan. Kita memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan uang kertas dan logam di Sumut sebesar Rp3,94 triliun saat Natal dan Tahun Baru 2021,” sebut pria kerap disapa Andi, Senin 14 Desember 2020.

Baca Juga :  Ketua DPR Minta Impor Jagung Jangan Sampai Rugikan Petani

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, Andi mengatakan, uang layak edar sebelum dipegang masyarakat terlebih dahulu dilakukan karantina selama tujuh hari dan disemprot disinfektan pada area, sarana dan prasarana, serta memperhatikan higienitas SDM dan perangkat pengolahan uang.

“KPw BI Sumut bekerja sama dengan perbankan telah menyediakan 83 titik layanan. BI memastikan seluruh kegiatan pengolahan uang yang memperhatikan aspek K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja),” tutur Andi.

Andi mengungkapkan, pelayanan kepada masyarakat dengan menjaga ketersediaan uang di loket perbankan dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) melalui perencanaan pengisian uang yang akurat. Karena, saat Natal dan tahun baru banyak diperlukan uang tunai.

Baca Juga :  Mahasiswa Demonstrasi Kepung Gedung DPR/MPR

“Kita menyediakan layanan penukaran di loket perbankan sehingga masyarakat mudah memperoleh uang. Pendistribusian uang akan dilakukan tepat waktu agar seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia memiliki persediaan uang secara nominal dan perpecahan yang cukup,” tutur Andi.

Untuk menekan penyebaran COVID-19, BI Sumut juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan transaksi nontunai dengan pelayanan sudah ada saat ini. Begitu juga, selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari. (Viv/Min))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *