oleh

Rumah Diterjang Badai, Wanita Paruh Baya Ini Akhirnya Mengungsi

TAPTENG NEWS – JAM 10.00 WIB

Setelah rumahnya rata disapu badai, keluarga Saripah Incah (48) akhirnya mengungsi ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Tak kuasa beban berat yang dialami ibu dua anak ini, barang yang tersisa hanya beberapa piring, gelas yang dapat dikutip.

“Inilah nak yang tersisa yang lain habis terbang dibuat badai, apalagi alat-alat elektronik habis semuanya,” ucapnya, Rabu (31/3/2021)

Baca Juga :  Damkar Tapteng Gelar Pelatihan Pemadaman Kebakaran

Dilokasi satu persatu bantuan beras, gula dan indomie pun berdatangan buat meringankan beban Saripah.

“Ginilah ibu dulu harus mengungsi ke rumah family, menunggu ada uang buat membangun rumah ini lagi, dan juga menunggu bantuan dari Pemerintah stempat,” katanya

Prihatinnya, baju buat diganti juga habis hanyut hingga tidak tersisa satupun. Dengan berat tangannya satu persatu menyelamatkan barang yang terlihat seperti piagam dan beberapa foto dinding.

Baca Juga :  Sidang Bonaran Situmeang, Mungkinkah Saya Menerima Keadilan Imposible

Rumah Saripah yang berdiri di atas laut berukuran lebih kurang 5 meter x 15 meter ini setelah habis rata disapu badai, dirinci kan kerugian biaya mencapai ratusan juta rupiah.

“Kalau kerugian mau mencapai ratusan juta nak itu semua sudah termasuk seluruh isi barang yang sudah hancur,” keluhnya.

Sempat mengheluskan dada wanita paruh baya ini tidak putus asa, dirinya berniat akan mendirikan rumah tersebut kembali. (ben)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed