TAPTENG NEWS – JAM 03.30 WIB
Orang Tak Dikenal (OTK) beraksi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Kaca jendela rumah milik Norhaida boru Situmeang, warga Desa Pahieme I, Kecamatan Sorkam Barat, pecah dilempar batu.
Mendapat kabar itu, Minar Wati boru Manalu, anak Norhaida Situmeang pulang kampung dari perantauan (Medan) untuk mengetahui kondisi orangtuanya pasca kejadian itu.
Minar Wati didampingi seorang pengacara Benny Saragih, SH.MH dan Ketua LSM LPPAS-RI Ribu Simatupang saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian itu pada Selasa (1/6/2021) sekira jam 03.30 WIB. pihak keluarga saya mengaku tidak mengetahui siapa pelaku pelemparan batu ke rumah mereka, karena saat itu semua orang di dalam rumah sedang tidur.
Menurutnya, kasus pelemparan batu ke rumah tersebut adalah akibat tuduhan diduga parula-ula (Santet) kepada orang tua nya,” ucap Minar, Selasa (29/06) sembari menyebut ada dua batu yang dilemparkan ke rumah orang tuanya hingga membuat dua kaca jendela pecah.
Kemudian kata Minar, setelah mendengar ada lemparan lantas keluarga Minar terbangun dari tidurnya dan langsung membuka pintu untuk mencari tahu siapa gerangan pelaku pelemparan tersebut.
“Setelah pintu dibuka pelaku Orang Tak Dikenal (OTK) lari kearah depan rumah sambil menyebrangi jalan, dan sepertinya ada kelihatan dua orang tapi mukanya tidak nampak,” ungkap Minar.
Minar menjelaskan, sebenarnya 3 hari sebelum pelemparan itu terjadi ayah saya pernah kewarung untuk membeli rokok. Sesampainya diwarung ada seorang pria mengatakan Unang Sai Roho Tulapo on, Dangadong Sigaret (Jangan engkau datang lagi ke lapo ini, tidak ada rokok).
Oleh sebab itu, setelah pasca kejadian tersebut kami langsung melaporkan kepada pihak kepolisian Polsek Sorkam
Maka dari itu kata Minar, kami sekeluarga selaku masyarakat Pahieme I meminta kepada kepolisian Polsek Sorkam agar bisa mengusut tuntas serta menangkap dalang pelaku pelemparan tersebut.
Diwaktu yang bersamaan, Benny Saragih, SH.MH seorang pengacara bersama Ketua LSM LPPAS-RI Tapteng Ribu Simatupang saat itu mengatakan, dibalik kejadian ketika orang tua Minar saat mau membeli rokok kesebuah warung lantas seorang pria mengatakan “Unang Sai Roho Tulapo on, Dangadong Sigaret (Jangan Juga Kau Datang Kewarung ini, Tidak ada Rokok) diduga seperti ada kaitannya dengan pelemparan itu
Maka dalam hal ini wajar-wajar saja kita curiga terhadap pria yang melarang orang tua Minar datang kewarung itu.
“Maka dari itu kita juga meminta kepada pihak Kepolisian Sektor Sorkam agar dapat menindak sipelaku pelemparan tersebut,” kata Benny
Kapolsek Sorkam AKP Ismail Lubis melalui Kanit Reskrim Aiptu A. Zega saat ditemui di kantornya, Selasa (29/06) membenarkan adanya kejadian itu. Dan setelah menerima laporan dari korban, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap siapa pelaku pelemparan batu ke rumah korban.
“Kita sudah panggil sejumlah saksi untuk mengungkap siapa pelaku pelemparan itu, dan dalam hal ini kita juga berusaha semaksimal mungkin agar pelaku itu dapat ditangkap,” pungkas Kanit. (zul)












