PA/PPK Dinas Perinkop UMKM Toba Bangun “Kebohongan” Tentang Pengumuman Pengadaan

TOBA NEWS – JAM 13.00 WIB

Pernyataan  Tua Pangaribuan PA/PPK yang juga Kepala Dinas Perinkop UMKM Toba Bahwa Pengumuman Pengadaan Barang/Jasa di lingkungannya telah di umumkan di Sirup Tanggal 12 Juli 2021 dan kemudian Sirup diperbaharui kembali Tanggal 08 September 2021 dan setelah P-APBD akan di perbaharui kembali.

Pernyataan PA/PPK Perinkop UMKM terbantahkan Frans Silalahi Pejabat Pengadaan Barang/Jasa di Perinkop UMKM mengatakan dengan tegas bahwa selama ini tidak ada masalah server, jaringan semuanya lancar.

Untuk menanggapi hal tersebut, Ir. I. Djonggi Napitupulu Direktur Eksekutif IP2 Baja Nusantara, kepada News24jam.com, mengatakan PA/PPK oknum TP sudah semakin terlihat kebohongan yang dibangun untuk mempertahankan persekongkolan terhadap rekanan-rekanan yang sudah dihunjuk dan disepakati bahkan diduga sudah menerima upeti atau komisi.

“Untuk membuktikan hal itu adalah pengumuman pengadaaan yang di kaburkan, kemudian pernyataan yang bertolak belakang dengan Frans Silalahi Pejabat Pengadaan Barang/Jasa,” katanya. Sabtu (11/9/2021)

Djonggi mengatakan, jika sudah terbangun persekongkolan jelas indikasinya pasti terjadi korupsi untuk itu diharapkan agar pengadaan tersebut dibatalkan/Ulang dan di umumkan kembali.  Untuk diketahui Penanda tanganan kontrak Tanggal 14 s/d 15 September 2021.

Saya mengingatkan, tambah Djonggi Napitupulu bahwa atas sejumlah pengadaan di Kabupaten Toba telah terindikasi dugaan Gratifikasi, yakni pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang rabat (diskon), komisi, untuk mendapat kegiatan tersebut kepada PA/PPK oleh pihak ketiga.

“Sehingga berbagai macam alasan PA/PPK mengatakan server lelet, namun kenyataannya sudah ada permainan. Untuk itu, agar kegiatan tersebut segera di batalkan atau di ulang,” jelasnya

Terpisah, Kepala dinas Koperindag Toba Tua Pangaribuan tidak berkenan menjawab konfirmasi News24jam.com lagi melalui WhatsAppnya setelah Pejabat pengadaan membantah atas dikatakannya server lelet.

Sebelumnya Frans Silalahi selaku pejabat pengadaan mengatakan tidak pernah server lelet atas pengadaan kegiatan dari Dinas Koperindag. (freddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *