SIBOLGA NEWS – JAM 18.00 WIB
Video Aksi Mafia BBM (Bahan Bakar Minyak) bentrok dengan Jurnalis dan viral di media sosial (Medsos), pada Selasa (23/03/2022).
Dalam Video tersebut, Jurnalis Media DPR.COM menemukan sebuah mobil Tangki Pertamina dengan Nopol BB 9123 MA tengah parkir bersama satu unit mobil Pik Up bermuatan jaringan yang berisikan BBM.
Tampak, tak terima direkam, seorang pria berbadan besar terlihat bentrok dengan jurnalis bahkan juga tampak merusak Handphone yang digunakan untuk merekam mereka.
Aksi adu mulut sempat terjadi sebelum video berakhir.
Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Jalan Sibolga – Tarrutung KM 3, Kelurahan Huta Barangan, Kota Sibolga, dan berakhir damai.
Dikutip dari Media DPR.COM yang berjudul “Insiden Bentrok Dengan Jurnalis, P. Sianipar Meminta Maaf Dan Beri Penjelasan”
Oknum Mafia BBM Bentrok Dengan Jurnalis MEDIA DPR dan Aktivis LSM Vosi Provinsi Sumatera Utara” di Kota Sibolga pada selasa (23-03-2022) klarifikasi dengan supir mobil tangki dengan Nopol BB 9123 MA yang berada di Lokasi Pencucian tangki Jalan Sibolga-Tarutung Km 3 Kelurahan Hutabarangan Kecamatan Sibolga Utara Provinsi Sumatera Utara.
Hotdi Sianipar mengatakan kepada MEDIA-DPR.COM “Sebelumnya kami minta maaf kepada Jurnalis MEDIA-DPR.COM dan Aktivis LSM Vosi Provinsi Sumatera Utara karena telah melakukan tindakan atau perlakuan yang menghalangi tugas dari Jurnalistik dan yang sempat merusak Prasarana dari Jurnalis,” ujarnya.
“Sebenarnya keberadaan Mobil Truck Tangki itu ada di tempat itu adalah kondisinya untuk cuci Tangki dan hal itu sudah biasa di lakukan di tempat ini,” jelasnya.
Hanya pasca itu, entah apa yang merasuki pikiran kami, terus negatif thingking kepada Jurnalis sehingga kami melakukan aksi yang dangat tidak sangat terpuji dan tidak pantas kepada Jurnalis MEDIA-DPR.COM. Sekali lagi saya menyesali dan minta maaf yang tak paham dengan tugas yang diemban oleh seorang Jurnalis,” pungkasnya.
Terpisah, Hotdi Sianipar menambahkan kejadian tersebut telah diklarifikasi langsung oleh jurnalis yang bersangkutan.
Hal tersebut dilakukan guna memberikan keterangan dan pemahaman kepada masyarakat luas untuk tidak salah tanggapan dalam kejadian tersebut.
“Masalah ini telah selesai, dan adapun masalah yang terjadi itu karena miskomunikasi, karena kita khawatir disalah artikan sehingga terjadi bentrok adu mulut. Dan masalah itu telah kami selesaikan secara kekeluargaan,” sebutnya
Ia menjelaskan, kejadian yang terlihat dalam video tersebut tidaklah seperti pada kenyataannya, hal ini perlu saya jelaskan agar masyarakat tidak salah berasumsi.
“Intinya masalah ini telah selesai dan tidak ada lagi permasalahan, meski sebelumnya yang bersangkutan berjanji akan membuat berita kalarifikasi kejadian tersebut, namun link berita itu telah dihapus lagi. Itu sebabnya saya memberikan keterangan kembali agar masyarakat luas dapat mengetahui kejadian yang sebenarnya,” pungkas Hotdi.
Seperti diketahui sebelumnya, memang benar Media DPR.com sempat memuat berita klarifikasi dan bukti perdamaian. Namun tak berselang waktu beberapa lama, Link berita tersebut hilang. (ril)






