Usai Geledah Kantor BPBD, Kejari Sibolga Periksa 21 Saksi

Daerah, Sibolga1820 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 12.00 WIB

Kejaksaan Negeri Kota Sibolga periksa sebanyak 21 orang saksi yang diduga terlibat dugaan kasus korupsi pengadaan makanan dan minuman tahun anggaran 2017-2020 di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sibolga.

Hal itu langsung disampaikan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Sibolga Togap Silalahi, mengatakan bahwa pihaknya sampai saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap 21 orang saksi diantaranya pejabat utamanya terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“Sudah ada pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait. Pihak terkait itu seperti Bendahara, PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), penerima dan penyedia makanan, termasuk Kepala (BPBD) nya,” ucapnya, di Kantor Kejari Sibolga, Senin (29/8/2022).

Togap menjelaskan, bahwa belum ada penetapan tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan anggaran pada bidang penanggulangan bencana daerah itu sebesar 2,3 miliar rupiah.

Namun pihaknya melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan analisis hukum untuk memastikan ada tidaknya kerugian negara yang ditimbulkan.

“Karena, pengananan korupsi ini tidak sama dengan perkara Pidum (pidanan umum). Kita tunggu hasil dari (BPKP dan analisis hukum) mereka. Nanti, kalau sudah fix (pasti) hasil dari mereka, baru kita (Kejari Sibolga) umumkan,” jelasnya.

Diketahui, Kejari Sibolga sebelumnya telah melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah dokumen dari Kantor BPBD Sibolga pada Rabu (24/8).

“Yang kita (Kejari Sibolga) lakukan (penggeledahan dan penyitaan) adalah permintaan dari BPKP karena ada dokumen-dokumen (untuk dijadikan barang bukti) yang kurang,” pungkasnya. (riz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *