TAPTENG NEWS – JAM 18.00 WIB
Polres Tapteng diminta secara tegas ungkap dan amankan para mafia minyak yang diduga marak di SPBU Poriaha, Kabupaten Tapanuli Tengah sehingga hal tersebut membuat masyarakat menjadi resah.
Hal itu diungkapkan P. Situmeang kepada News24jam.com, Selasa (4/10/2022).
“Kita dukung langkah Polres Tapteng dalam mengungkap siapa mafia minyak di Tapteng,” katanya
Diterangkannya, di SPBU Poriaha diduga membiarkan para pembeli minyak BBM dengan menggunakan jerigen secara bebas padahal kita ketahui bahwa hal tersebut sangatlah dilarang dalam aturan.
“Diduga kuat adanya permainan SPBU dan Mafia Minyak dalam mengisi menggunakan jerigen, seharusnya hal ini bisa diungkap oleh Polres Tapteng,” terangnya
Dikatakannya lagi bahwa kurangnya pengawasan dari Kepolisian kepada SPBU yang disinyalir terlalu bebas biarkan pembeli minyak menggunakan jerigen dimana BBM yang dibeli menggunakan jerigen diduga bukan digunakan untuk angkutan umum melainkan adanya permainan para mafia yang tidak takut dengan aturan atau pidana.
“Polres Tapteng diminta tegas dengan ini tangkap mafia minyak jangan takut di intervensi oknum mafia,” katanya sambari berikan dukungan kepada Polres Tapteng.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini kita ketahui bahwa masyarakat menjerit dengan kenaikan BBM dan ini juga berdampak dengan bahan pokok lainnya.
“Pemerintah juga diminta untuk mempertimbangkan lebih tepat jika mau menaikn BBM, dan hari ini lihat bagaimana masyarakat kesusahan dengan naiknya BBM,” ungkapnya.
Amatan dilapangan, ada sekitar puluhan jerigen kosong terletak didekat pengisian SPBU. Pengambilan minyak dari SPBU menggunakan surat rekomendasi yang diduga fotocopy yang tidak menggunakan stempel basah dari Dinas Kelautan dan Perikanan Pandan, Tapteng. Ada berkisar 10 lembar surat rekomendasi berbeda nama dengan tujuan yang sama. (put)












