GBNN Tapteng Dukung Pemkab Untuk Menutup Kafe Remang – remang

Daerah, Tapanuli Tengah1693 Dilihat

PANDAN NEWS – JAM 20.55 WIB

Gerakan Bela Negara Nasional (GBNN) Tapanuli Tengah (Tapteng) mendukung penuh upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng untuk membrantas dan menutup kafe remang – remang yang beroperasi di Tapanuli Tengah.

Hal tersebut disampaikan langsung Ketua GBNN Tapteng, Marwan Siregar kepada News24jam.com, Selasa (17/1/2023)

Marwan mengatakan dimana baru – baru ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Tapteng telah mengamankan 8 orang wanita yang diduga Wanita Rawan Susila (WRS) dari sebuah kafe di Jalan Abdul Rajab Simatupang, Kelurahana Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan baru-baru ini.

“Terima Kasih kepada Pemkab Tapanuli Tengah melalui Satpol PP Tapanuli Tengah yang tetap solid dan komitmen menutup tempat-tempat maksiat di Kabupaten Tapanuli Tengah sesuai dengan Peraturan Daerah yang pernah di Gaungkan oleh Bupati sebelumnya, Bapak Bahktiar Ahmad Sibarani, yang dimana dimasa kepemimpinan beliau, tidak ada yang namanya tempat maksiat beroperasi,” ucapnya

Marwan juga menyampaikan jika organisasi yang di pimpinnya saat ini siap berkontibusi dan bersinergi untuk mendukung Pemkab Tapteng untuk menutup seluruh tempat maksiat yang ada di Tapteng tampa terkecuali, semua harus di tutup. Seperti halnya yang pernah dilakukan Bupati sebelumnya Bahktiar Ahmad Sibarani.

“Kita juga siap membantu Pemkab Tapteng jika di butuhkan, dan kita siap turun bersama dengan Satpol PP jika kita di butuhkan untuk melaksanakan kegiatan demikian,” ujarnya

Ketua GBNN yang akrap di panggil regar juga mendukung penuh Pemerintah Kabupaten Tapanuli dibawah kepemiimpinan Pj. Bupati Tapanuli Tengah Bapak Elfin Ilyas Nainggolan dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, agar menutup semua tempat hiburan malam yang beroperasi di lingkungan Pemkap Tapteng tampa terkecuali.

“Kita yakin dan percaya dengan bapak Pj.Bupati Tapteng dapat melanjutkan apa yang sudah baik di lakukan Bupati sebelumnya, untuk menutup tempat maksiat, judi dan narkoba. Bapak PJ. Bupati jangan takut atas intervensi dari pihak manapun, sebab hal demi kian sudah pernah dilakukan bapak Bahktiar untuk mewujudkan Tapteng tanpa kafe remang-remang, tanpa pondok kitik-kitik, membrantas narkoba dan menghancurkan mesin-mesin judi yang beroperasi di Tapteng,” ungkapnya. (Togu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *