TAPTENG NEWS – JAM 12.40 WIB
Beredar screenshot chat Ketua DPC P-APDESI Tapteng, Efendi Pasaribu yang meminta sejumlah uang kepada kepala desa dengan dalih sebagai sumbangan. Senin (13/5/2024)
Ironisnya, Efendi Pasaribu sebagai Ketua DPC P-APDESI mengaku sudah mendapatkan izin dari Pj Bupati Tapteng, Sugeng Riyanta, SH,MH .
Isi chat diduga Ketua DPC P-APDESI Tapteng Efendi Pasaribu, di Group WhatsApp DPC P-APDESI Tapteng.
“Kpd Seluruh Kades. Sehubungan akan keluar gaji 13. Diharapkan kpd Kades memberikan sumbangan Rp1.500.000/desa. Peruntuknnya untuk Bantuan RTLH.. dan makan bersama dgn Bpk Pj Bupati. dan untuk Kompetensi Pers. Hal ini sdh di setujui oleh Bpk Pj Bupati. Atas kerja sama yg baik kami ucapkan trmks, tulis Ketua DPC P-APDESI Tapteng Efendi Pasaribu di grup WhatsApp
Lanjut, Efendi Pasaribu juga meminta kepada seluruh Kepala Desa agar mengirimkan bukti pengiriman, serta meminta Sekjen DPC P-APDESI Tapteng untuk mencatatnya.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya, Pj Bupati Tapteng Sugeng Riyanta membantah adanya dugaan pungutan sebesar Rp1.500.000/Desa.
“Selamat pagi. Terima kasih konfirmasinya. Informasi tersebut tidak benar. Yang benar saya menghimbau agar para Kepala Desa menggalang donasi dari para Kades, Perangkat Desa, Pengurus BPD dengan cara menyisihkan sedikit dari Penghasilan Tetap (Siltap) ke 13 yang mereka terima untuk keperluan Donasi Bedah Rumah RTLH masyarakat miskin di Kabupaten Tapteng. Program penggalangan dan pengumpulan donasi ini telah berlangsung sejak beberapa bulan lalu dengan dikelola oleh Pengurus Papdesi dan terus berjalan sampai saat ini. Tentang jumlahnya sukarela sesuai keikhlasan mereka. Tidak hanya Kades, Perangkat Desa dan BPD yang dihimbau untuk berdonasi, juga Pimpinan OPD, Camat, Nakes, Guru, ASN, Tokoh Masyarakat, BUMN, BUMD, Swasta, dan Insan Pers yang mau dan peduli, semua dihimbau bergabung menyisihkan donasinya untuk bersama-sama membantu warga miskin Tapteng,” balas Sugeng Riyanta melalui chat WhatsApp.
Sementara itu, Ketua DPC P-APDESI Tapteng Efendi Pasaribu, hingga berita ini diterbitkan belum menjawab konfirmasi dari media melalui pesan WhatsApp pribadinya. (Andes/Togu)






