Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Desak Polres Sibolga Tindak Pengusaha Kapal Bom Ikan

Sibolga1032 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 15.00 WIB

Tokoh Pemuda dan Mahasiswa meminta Polres Sibolga untuk serius menindak pemilik kapal bom ikan di tangkahan ikan Kota Sibolga. Permintaan itu disampaikan secara tertulis ke Mapolres Sibolga, Jalan DR FL. Tobing, Kota Sibolga. Senin (24/6/2024).

“Kami sampaikan surat tuntutan ini supaya Polres Sibolga memberikan tanggapan yang jelas, terkait aktivitas kapal bom ikan yang masih beroperasi di tangkahan Sibolga,” ujar Ilham Simanjuntak, selaku Koordinator aksi, mahasiswa STIE Sibolga Tapteng, usai audiensi bersama pihak Polres Sibolga.

Ilham, yang datang bersama dua rekannya yakni Ofdyan Sadi dan Eliaman Chaniago, juga menyampaikan isi tuntutan mereka kepada Polres Sibolga. Di antaranya, mereka meminta penghentian penangkapan ikan ilegal (kapal bom ikan) hingga pembentukan tim khusus untuk menyelidiki keberadaan kapal bom ikan di daerah ini.

“Karena dugaan kami, kapal bom ikan ini dapat terus beroperasi karena adanya backing dari oknum aparat penegak hukum sendiri. Kami juga sudah mengantongi nama pemilik kapal bom ikan itu, namanya AB, RH salah satu oknum aparat, dan B,” ungkapnya.

Informasi dan investigasi yang mereka lakukan di lapangan terkait aktivitas kapal ikan yang diduga menggunakan bahan peledak menunjukkan bahwa kapal tersebut beroperasi bebas dan melakukan aktivitas bongkar ikan di salah satu tangkahan di JTD atau tepatnya di Jalan Gambolo Ujung arah laut, Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas.

Hal ini juga diamini oleh Eliaman Chaniago, mahasiswa dari STPK Matauli. Dirinya menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dan investigasi yang mereka lakukan, aktivitas kapal ikan yang diduga menggunakan bahan peledak tersebut bersandar bebas dan melakukan aktivitas bongkar ikan di tangkahan JTD di Jalan Gambolo Ujung arah laut, Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas.

“Sudah sering diberitakan oleh beberapa media dan diviralkan di media sosial. Kenapa tidak ada tindakan? Ada apa ini sebenarnya?” kata Eliaman.

Mereka meminta Kapolres Sibolga agar dapat menghentikan aktivitas ilegal tersebut untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Pada kesempatan yang sama, Ofdyan Sadi, seorang tokoh pemuda Sibolga, mengucapkan terima kasih kepada pihak Polres Sibolga yang telah menerima kedatangan mereka dengan baik.

“Namun, jika tuntutan kami tidak ditanggapi atau tidak ada tindakan dari Polres Sibolga, kami akan melakukan aksi lagi. Hari ini kami datang hanya bertiga, untuk aksi berikutnya kita lihat saja nanti,” pungkasnya. (Andes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *