Pedagang Pasar Nauli Sibolga Mengeluh, Minta Penertiban Pedagang Liar di Luar Pasar

Sibolga750 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 08.00 WIB

Sejumlah pedagang yang telah direlokasi ke dalam area Pasar Nauli Sibolga menyampaikan keluhan terkait menjamurnya pedagang liar di luar area pasar. Keberadaan para pedagang tersebut dinilai merugikan pedagang resmi yang menempati kios di dalam pasar. Jumat (6/3/2026)

Salah satu pedagang, Lorencus Sianturi mengatakan keberadaan pedagang di luar pasar berdampak langsung pada penurunan pembeli di dalam area pasar.

“Kalau masih ada yang berjualan di luar, pasti berpengaruh pada jualan kami di dalam,” katanya

“Dulu sudah ditertibkan di Patuan Anggi, Peralihan Lumba – Lumba, Pari, Tongkol, dan Tenggiri. Kenapa sekarang dibiarkan lagi?” tambahnya.

Ia menilai pembiaran tersebut tidak sejalan dengan instruksi Wali Kota Sibolga, Ahmad Syukri Penarik.

Menurutnya, aparat penegak Peraturan Daerah, seperti Satpol PP, Dishub harus bertindak tegas dan konsisten.

“Kami kecewa kalau ini dibiarkan. Seharusnya ada ketegasan,” ucapnya tegas.

Lorencus juga menjelaskan, pedagang yang berada di dalam pasar rutin membayar pajak dan retribusi, sementara pedagang di luar tidak.

“Kami bayar retribusi, sedangkan yang di luar tidak. Kalau seperti ini, kami yang di dalam pasti sepi pembeli,” jelasnya

Keluhan serupa disampaikan Mak Rikka, pedagang lainnya di Pasar Nauli Sibolga. Ia meminta pemerintah segera menertibkan seluruh pedagang yang masih berjualan di luar area pasar.

“Kami sekarang sudah mengalami kerugian, barang dagangan kami banyak yang busuk Tidak laku. Karena para pembeli lebih dominan berbelanja diluar pasar sibolga nauli,” sebutnya.

Jika kondisi terus berlanjut kata Mak Rikka dirinya dan pedagang lainnya akan melakukan tindakan.

“Kemarin sudah tertib, kenapa sekarang ada lagi yang berjualan di badan jalan?. Apa perlu kami Demo dulu ,” ungkapnya. (Andes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *