TAPTENG NEWS – JAM 16.00 WIB
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah. Namun peribahasa ini berbanding terbalik dengan realita di lapangan ketika melihat kondisi jalan menuju situs bersejarah Makam Al-Mahligai di Desa Aek Dakka, Kecamatan Barus, Tapteng semakin memprihatinkan.
Satu dari titik peninggalan sejarah sejak masa lampau yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah ini sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah
Diketahui bahwa situs sejarah Makam Al-Mahligai ini ditemukan sejak beberapa tahun yang silam dengan kondisi terbilang memprihatinkan, diantaranya dari infrastruktur jalan lebih kurang 150 meter akses jalan menuju lokasi terlihat rusak.
Kerusakan jalan, terlihat mulai dari plang nama dan plang petunjuk situs sejarah hingga ke lokasi. Keluhan kerap muncul dari masyarakat terutama pengunjung mengeluhkan buruknya akses menuju lokasi situs bersejarah tersebut
Azril Siambaton yang merupakan penjaga situs sejarah Al-Mahligai saat ditemui, Kamis (04/06) mengatakan, situs bersejarah tersebut masih minim perhatian dari Pemerintah setempat maupun dinas terkait, baik dari sarana hingga fasilitas akses menuju lokasi.
“Situs bersejarah Makam Al-Mahligai ini hampir setiap pekan selalu ada yang berkunjung, guna berziarah ataupun untuk sekedar berdo’a. Namun dari setiap keluhan para pengunjung yang datang sama, yakni meminta agar jalan tersebut segera dilakukan perbaikan,” katanya
Azril juga menjelaskan, selain warga para pejabat juga sering berkunjung ketempat situs bersejarah makam Al-Mahligai ini. Baik itu pejabat dari Provinsi Sumatera Utara maupun dari Provinsi lain.
“Nah pada saat para pejabat itu datang kemarin berkunjung, disitu saya langsung menyampaikan permohonan agar akses jalan menuju situs bersejarah ini dapat diperhatikan,” jelasnya
Azril berharap, agar kondisi akses jalan menuju situs bersejarah makam Al-Mahligai yang kondisinya saat ini sudah rusak parah, agar sedikit di perhatian oleh pemerintah setempat,” harapnya. (zul)






