Isu Terorisme dan Kebinekaan Jadi Tantangan Pemerintahan Jokowi di Tahun Politik

JAKARTA NEWS – JAM 14.00 WIB

Pemerintahan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini dinilai selalu diserang dengan beberapa isu. Di antaranya soal aksi kejahatan tindak pidana terorisme dan soal kesatuan bangsa atau Bhinneka Tunggal Ika.

Ketua DPP Nasdem Bidang Agama dan Masyarakat Adat, Hasan Aminuddin menyebut, isu tersebut menjadi ujian pemerintahan Jokowi jelang tahun politik ini.

“Tahun-tahun ini, kita diuji tentang kebinekaannya. Bukan hanya teroris, mendekati pemilihan presiden pun yang ingin menjadi presiden seakan-akan beda itu sudah tidak Islami lagi,” kata Hasan dalam acara buka bersama dengan anak yatim dan marbut di kantornya, Jakarta, Sabtu (2/6/2018).

Hasan mengatakan, seharusnya isu agama tidak dijadikan alat untuk meraih kekuasaan. Apalagi menggunakan agama untuk memecah belah bangsa. Menurut Hasan, hal itu justru meninggalkan pesan uswah hasanah Rasullullah yang santun.

Mengenai fenomena ini, Hasan mengajak para tokoh, pemuka agama, dan para orangtua kembali menanamkan nilai kesantunan kepada anak muda. Sebab, saat ini justru masyarakat pada kalangan tersebut memberi contoh yang tidak baik sehingga anak muda mengikutinya.

“Warga bangsa ini menunggu kesantunan siapa pun, sehingga kesantunan itulah yang akan dijadikan pelajaran, pengamalan oleh warga bangsa. Bukan retorika lagi,” tutur dia.

Dalam kesempatan ini, DPP NasDem selain memberikan santunan kepada anak yatim dan sepuluh marbut, kegiatan ini juga menghaturkan doa untuk kesehatan Jokowi

“Marbut ini kan manusia yang saleh, mengabdikan jiwa dan raganya di rumah Allah tanpa berharap UMK. Seterusnya ikhlas karena Allah,” ucap dia.

Acara yang bertema Merajut Kebinekaan, Damai Indonesiaku ini dihadiri oleh sejumlah elite NasDem dan tokoh nasional. Di antaranya adalah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Jaksa Agung M Prasetyo dan purnawirawan tinggi TNI Mayjen (Purn) IGK Manila. (ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *