Lapor Kadishub, Letak Parkir Semberaut, Uang Parkir Dikuitip, Bah!

TAPTENG NEWS – JAM 10.30 WIB

Oknum Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Tengah tidak menata dengan bagus letak parkir kenderaan yang ada di Pasar Sibabangun,Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Akan tetapi uang parkir yang dikutip sebesar Rp. 2.000 bagi setiap kendaraan tetap jalan terus, kami menilai Kepala Dinas Perhubungan Tapteng Jonnedi Marbun tidak becus memimpin anggotanya.

“Kami melihat petugas dari dinas perhubungan Tapteng lebih asik berdiri diluar lokasi parkir, tanpa berusaha untuk menata letak atau parkir sepeda motor sebaik mungkin. Dimana agar pemilik kenderaan ini bisa lebih tenang saat memarkirkan sepeda motornya,” kata Hery Kiswanto kepada News24jam.com Rabu (25/7)

Dijelaskanya, saya amati ketika dilapangan petugas yang menerima uang parkir ini kebanyakan petugas parkir yang tidak pernah memberikan karcis kepadapemilik kendaraan.

“Disinyalir bahwa kendaraan yang tidak menerima kupon parkir menjadi ajang pungli yang tidak masuk kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ucapnya

Ironis memang, kata Hery, selama ini petugas parkir tidak membuat karcis kepada pemilik kendaraan, itukan pungli namanya dan bagaimana Dinas Perhubungan tahu berapa banyak yang harus dipertanggung jawabkan setiap harinya.

“Maka dengan itu sudah semestinya Kadis Perhubungan jangan selalu duduk manis di belakang meja, sekali – sekali turun ke lapangan memantau anak buahnya di setiap – tiap pasar. Agar benar – benar uang diterima dari masyarakat menjadi masuk PAD,” sebutnya

Dirinya meminta, kepada Satuan Saber Pungli agar memantau petugas dimaksud. Kalau memang benar melakukan pungli, tangkap saja oknum tersebut,” tegasnya Hery.

Amatan di lapangan, petugas parkir dari Dinas Perhubungan Tapteng tidak bertugas dengan baik. Pasalnya, masih sering terjadi kemacetan dikarenakan kendaraan yang parkir tidak tertata dengan teratur. (nt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *