Lantik 110 Pejabat Baru, Walikota Berpesan ASN Harus Kerja Profesional Dan Proporsional

Sibolga928 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 16.00 WIB

Sebanyak 110 pejabat yang terdiri dari jabatan administrasi, pengawas  dan fungsional dengan tugas tambahan dilantik dan lakukan pengambilan sumpah jabatan oleh Wali Kota Sibolga  HM Syarfi  Hutauruk, yang di laksanakan di Gedung Nasional Sibolga, Senin (30/07) sore.

110 pejabat tersebut terdiri dari 25 orang pejabat administrator, dimana satu orang diantaranya adalah Camat yaitu Camat Sibolga Kota, 73 orang pejabat pengawas dimana dua diantaranya adalah lurah yaitu Lurah Aek Habil dan Lurah Hutabarangan serta 11 orang pejabat fungsional dengan tugas tambahan sebagai  kepala sekolah diantaranya kepala SMP Negeri 5 Sibolga, kepala sekolah SMP Negeri 7 Sibolga dan kepala SD Negeri 085115 Kota Sibolga.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini adalah dalam rangka mengisi kekosongan jabatan pada jajaran Pemerintah Kota Sibolga juga bagian dari implementasi undang – undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah serta peraturan pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang organisasi perangkat daerah. Penempatan posisi orang perorang dalam jabatan ini didasarkan kepada penilaian kinerja oleh atasan dari masing-masing organisasi perangkat daerah. Hal ini juga menepis rumor yang mengatakan bahwa mutasi jabatan yang dilakukan sarat dengan kepentingan orang-orang tertentu.

Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk, dalam sambutannya mengingatkan aparatur sipil negara tentang tugas dan fungsinya sebagai pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa.

“ASN juga berperan sebagai perencana, pelaksana dan pengawas terhadap pembangunan pemerintahan. ASN diharapkan mampu melaksanakan kewajibannya terutama setia dan taat kepada negara kesatuan republik indonesia, menunjukkan integritas dan keteladanan, menyimpan rahasia jabatan, serta memberikan pelayanan publik dengan maksimal,” katanya

Dengan tegas Walikota menyampaikan, bahwa tata kelola pemerintah Kota Sibolga bekerja sebagai tim dan kolektif. Ia meminta ASN bekerja secara profesional dan proforsional. Sebagai bagian dari pemerintahan, aparatus sipil negara tidak pantas memposisikan diri sebagai oposisi.

“Sejatinya ASN harus seiring dan sejalan dengan visi dan misi pemerintah, untuk mensukseskan pembangunan. ASN punya cara sendiri dalam memberikan saran dan kritik terhadap kinerja bersama. Hal yang sama pun harus ditunjukkan oleh keluarga aparatur sipil negara. Asn diminta punya prinsip tegas. Jika menjadi bagian pemerintah maka diminta totalitas dan loyalitas yang tinggi jika ingin berseberangan maka tinggalkan pemerintahan dan mulailah menjadi oposisi,” ucapnya

Selain dihadiri Walikota Sibolga, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Walikota Sibolga, Edi Polo Sitanggang, Ketua DPRD Sibolga, Tonny Agustinus Lumbantobing, Sekda kota Sibolga M. Yusuf Batubara, serta Forkopimda dan pimpinan SKPD Se-Kota Sibolga. (st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *