Tuntut Pesangon, Ratusan Buruh PT. ASL Anugrah Group Demo Dikantor Bupati

Daerah3159 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 09.15 WIB

Ratusan buruh pabrik getah PT. Anugerah Sibolga Lestari (ASL) anugrah group, yang berada di Kelurahan Sarudik, lingkungan III,  Kecamatan Sarudik, Tapanuli Tengah (Tapteng), sambangi Kantor Bupati  Tapanuli Tengah. Senin (6/8).

Merasa kecewa ratusan buruh yang berkerja di pabrik getah PT. ASL meminta kepada pihak pemerintah agar perusahaan mengeluarkan pesangon mereka yang selama berkerja di pabrik tersebut.

Sebelum berangkat ke Kantor Bupati Tapanuli Tengah,  sebelumnya buruh berkumpul didepan pabrik getah, dan bergerak, tepat jam 09.15 Wib.

“Jangan takut kita adalah rakyat yang tertindas, meminta kepada Bupati Tapanuli Tengah untuk segera keluar dan bisa menyelesaikan hak – hak rakyatnya yang di PHK,” kata Agus Halawa sesampainya di depan kantor Bupati Tapanuli Tengah.

“Saudara – saudara bahwa aksi kita ini adalah aksi damai, bukan anarkis,” koar Agus

Dalam aksi unjuk rasa sejumlah buruh juga meminta kepada pemerintah agar bisa secepatnya memanggil pihak perusahaan untuk memberikan hak – hak para buruh.

“Kami sudah tidak makan lagi,  keluarkan pesangon kami. Kami tidak mau kelaparan, sudah cukup sabar kami menunggu. Kami tidak mau tertindas sebagai rakyat kecil di Tapanuli Tengah ini,” ujar Agus

Antonius Simanjuntak selaku asisten Satu Mewakili Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menyampaikan kepada seluruh para buruh yang berkumpul di pintu gerbang dirinya telah menerima surat pemberitahuan dan telah resmi diterima.

Antonius Simanjuntak selaku asisten Satu menyampaikan ucapan kepada seluruh para buruh yang berkumpul di pintu gerbang kantor Bupati Tapteng

“Sebagaimana diatur dalam undang – undang bahwa PHK dan pemberian pesangon itu telah di atur didalamnya,  bukan sewenang-wenang untuk memberikannya,  dan kami menghargai kehadiran saudara – saudara yang hadir pada saat ini,” sebut Antonius

Lanjut Antonius, pihak perusahaan dalam hal ini akan kita panggil dan hadirkan di hadapan para karyawan untuk diminta pertanggungjawabannya.

“Kita hadirkan kedua belah pihak, agar semua bisa diselesaikan secara kebersamaan, tidak perlu kita melakukan aksi anarkis,” ungkap Antonius

Sementara pihak buruh pabrik meminta secepatnya kepada pihak pemerintah agar lebih cepat di proses permasalahan mereka tersebut.

Seusai melakukan aksi para buruh PT. Anugerah Sibolga Lestari (ASL) anugrah group bertolak ke gedung DPRD Tapanuli Tengah, dengan melakukan aksi dan tuntutan yang sama.

Terpisah, MP. Sitompul selaku Kepala Dinas Ketenagaan Kerja (Disnaker)  Tapanuli Tengah mengatakan, pihaknya juga akan memanggil dan memproses pihak perusahaan, sejauh ini para buruh meminta pesangon mereka segera dicairkan.

“Upaya kami memanggil pihak perusahaan dan karyawan untuk ditemukan. Akan tetapi pihak perusahaan akan tetap membayarkan sebesar 15 persen, sementara tuntutan karyawan buruh pabrik sebesar 80 persen, makanya kita maksimalkan akan menjumpakan mereka langsung kepada pihak perusahaan,” timpal MP. Sitompul

Selain itu, pengamanan ketat juga dilakukan pihak Kepolisian Polres Tapanuli dan Satuan Polisi Pamong Praja dalam aksi yang dilakukan Buruh PT. ASL Anugrah Group. (bes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *