SIBOLGA NEWS – JAM 11.00 WIB
Terkait dugaan penipuan oknum pegawai Bank Negara Indonesia (BNI) Sibolga, yang membuat salah seorang wanita bernama Runggu Sirait tiba – tiba menangis histeris saat keluar dari BNI Sibolga, dengan berteriak memanggil – manggil nama seroang karyawan BNI. Senin (6/8) kemarin.
Arjunaldi karyawan BNI Sibolga dalam keterangan persnya, Selasa (14/8) menerangkan bahwa masalah dengan Runggu Sirait adalah merupakan masalah pribadi, dan tidak ada hubungannya dengan kantor BNI Sibolga.
“Mengenai adanya utang piutang antara saya dengan dia (Runggu – Red), itu sudah saya serahkan dan saya lunasi. Ini bukti – bukti pembayaran saya, ini buktinya bahwa saya sudah bayar kepada Runggu Sirait,” katanya
Dijelaskannya, terkait dengan adanya pemberitaan bahwasanya saya itu memuluskan kredit dia (Runggu – Red). Apalagi dengan istilahnya saya itu yang mengajari dia membuat bisnis perkereditan uang, itu bohong besar.
“Sebelum saya kenal Runggu Sirait ini, dia adalah seorang rentenir, dan Runggu Sirait ini adalah Debitur yang sudah dua bulan menunggak,” sebutnya seraya menambahkan bahwa dirinya adalah bukan orang kredit, saya tidak punya kafasitas apa – apa dalam hal kredit
Selanjutnya diterangakannya, saya tidak pernah mengasih saran kepada Runggu Sirait mengenai kalau umpamanya gagal atau sudah mulai Deklop di BNI bagaimana cara biar bisnisnya atau kreditnya bisa lancar
“Saya membantah itu, saya tidak pernah ada memberi saran seperti itu hubungan apa pun dengan terkait Runggu Sirait sebagai debitur BNI,” ujarnya
Sambungnya, yang mengatakan saya bertemu dia (Runggu – Red) di kantor BNI Sibolga itu bohong. Saya bertemu dia dirumahnya
“Itu adalah semuanya fitnah, tidak ada dasar serta bukti. Yang bahwasanya menunjukkan saya itu seperti yang dituduhkan dia (Runggu – red),” ungkapnya seraya menambahkan mungkin itu yang bisa saya klarifikasi atas nama pribadi untuk membersihkan nama saya secara pribadi dan perusahaan tempat saya bekerja. (hs)






