Jakarta News – Musisi senior Fariz Rustam Munaf (RM) menyesal. Fariz menegaskan apa yang terjadi pada dirinya tak patut dicontoh.
“Jelas ini bukan contoh yang baik, jangan diikuti apa yang saya lakukan. Saya sangat menyesali sekali perbuatan saya,” ujar Fariz RM di Markas Polres Metro Jakarta Utara. Minggu. (26/08/2018)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, berdasarkan pengakuan, Fariz nekat masih memakai narkoba untuk menambah daya tahan tubuh. Pelantun lagu Sakura itu sudah tiga kali berurusan dengan polisi akibat narkoba.

“Saya sudah tua, sudah berumur. Saya punya banyak job, jadi saya gunakan sabu untuk daya tahan tubuh (itu pengakuan dia),” kata Argo meniru pengakuan Fariz RM.
Argo menegaskan, alasan Fariz tak bisa dibenarkan. Ada cara lain untuk menjaga daya tahan tubuh tanpa narkoba.
“Meningkatkan daya tahan tubuh bukan dengan menggunakan narkotika. Tapi, bisa menggunakan vitamin yang lain yang fresh serta olahraga. Jadi menggunakan narkotika untuk daya tahan tubuh itu keliru. Jangan dicontoh, perbuatan ini tidak dibernarkan,” tegas Argo.
Fariz masih terindikasi sebagai pemakai. Namun, dia terancam hukuman lebih berat ketimbang sebelumnya. “Kita kenakan hukuman di atas enam tahun ya,” terang Argo.
Ini kali ketiga Fariz RM ditangkap polisi akibat narkoba. Dia pertama kali ditangkap pada 2007. Sempat menjalani rehabilitasi, Fariz RM kembali berurusan dengan narkoba pada Januari 2015. Kala itu, dia ditangkap di rumahnya dan ditemukan barang bukti narkoba. Akibat perbuatan keduanya itu, Fariz RM dihukum delapan bulan penjara. Fariz bebas pada Agustus 2015.
Tiga tahun berselang, Fariz nyatanya belum kapok. Dia kembali ditangkap polisi akibat barang haram tersebut. (int)









