SIBOLGA NEWS – JAM 10.00 WIB
Pembongkaran bangunan yang berdiri di atas aliran sungai pantas diapresiasi dan didukung untuk meminimalisir banjir serta menata keindahan kota Sibolga. Maka dalam hal itu Kecamatan Sibolga Selatan bersama Kelurahan Aek Manis dan Instansi terkait lainnya tertibkan dan bongkar 2 unit bangunan liar. Kamis (04/10)
Camat Sibolga Selatan Dedy Rachmad Saleh Lubis, SE,MM didampingi Lurah Aek Manis Mustahiddin menyampaikan bangunan yang berdiri di atas parit atau aliran sungai ini sudah kita lakukan pembongkaran. Karena sudah jelas disana tertulis, didalam peraturan sebagaimana tercantum disitu dilarang mendirikan bagunan diatas parit, aliran sungai dan sebagainya yang nanti akan membuat banjir.
“Nah, hari ini kita melakukan pembongkaran atau penertipan 2 unit bangunan liar yang berdiri diatas parit,” ujarnya

Lanjutnya, sebelumnya kita sudah surati yang tinggal di bangunan ini, dan kita juga menyampaikan dan menyiapkan tempat untuk tinggal di Rusunawa untuk mereka.
“Akan tetapi mereka tidak menghiraukan, sehingga kita langsung melakukan pembongkaran, di bantu pihak Satpol PP dan instansi terkait lainnya yang sebelumnya sudah kita kordinasi,” ucapnya
Tambahnya, mudah – mudahan ini awal yang bagus untuk menata kota sibolga di Kecamatan kita ini. Kerena selama ini bangunan berdiri diatas paritlah yang banyak menimbulkan masalah banjir dan merusak keindahan kota Sibolga.
“Sebelum kita melakukan tindakan pembongkaran bangunan liar ini, kita juga lakukan persuasif terhadap pemilik bangunan tersebut, dan selanjutnya kita juga memberikan solusi sehingga tidak menimbulkan dampak buruk,” jelasnya
Sambungnya, sebagaimana diketahui banyak bangunan yang berdiri di atas parit dan terbukti menimbulkan banjir akibat menutup parit atau aliran sungai lainnya.
“Karena disaat hujan deras bisa mengakibatkan genangan air, karena banyaknya sampah. Sehingga membuat banjir,” ungkapnya
“Jadi yang saya lakukan ini adalah tindakan persuasif dengan mengirim surat peringatan, agar warga menertibkan bangunan di atas permukaan parit dan tidak terjadi banjir atau yang lainnya,” tambahnya. (nt)






