BI Sibolga Gelar Sosialisasi GPN

Sibolga1525 Dilihat

SIBOLGA NEWS – JAM 09.00 WIB

Bank Indonesia (BI) Sibolga menggelar sosialisasi program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN),  di di Aula Graha KPw BI Sibolga, Rabu (24/10).

Sosialisasi itu dihadiri pejabat perbankan se Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, para pengusaha, ASN Sibolga dan Tapteng serta undangan lainnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Sibolga, Junaidi mengatakan, GPN merupakan terobosan dalam rangka menghapus sekat-sekat yang selama ini diciptakan melalui peraturan dari masing – masing bank, di mana untuk mengakses kebutuhan perbankan maupun transaksi hanya bisa dilakukan pada bank yang sama.

“Melalui GPN, pemilik kartu debit bank tertentu bisa bertransaksi melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM) atau perangkat electronic data capture (EDC) bank lain. Pemersatu semua proses transaksi antar bank itu nantinya adalah sebuah logo GPN berupa buru, ng garuda berwarna merah yang disematkan di tiap kartu debit dan kartu uang elektronik,” ucapnya

Lanjutnya, kartu berlogo garuda merah itu bisa diterima di mesin ATM atau device atau edisi lintas bank dan manfaatnya, nasabah bank tidak harus mencari mesin ATM yang sesuai dengan banknya untuk melakukan transaksi.

 “Logonya sudah dirancang, dan kami berharap logo ini bisa membuat akseptasi dari masyarakat itu bisa yakin. Kartu ini diproses secara domestik,” ujarnya

Sambungnya, kalau GPN ini sudah berjalan secara keseluruhan maka tidak perlu repot lagi untuk mengambil uang di bank, cukup di anjungan tunai mandiri atau perangkat elektronik data capture (EDC) atau mesin gesek kartu ATM yang ada di toko atau merchant.

“Selama ini sistem pembayaran non tunai menggunakan visa dan mastercard tapi sekarang sudah menggunakan kartu ATM berlogo GPN untuk transaksi dalam negeri. Harapan kita, GPN ini merupakan pintu masuk bagi maksimalisasi atau optimalisasi pembayaran sistem non tunai,” katanya

Sementara itu, narasumber dari Unit Pengawasan Sistem Pembayaran KPw BI Sibolga, Yetti Saragih dan Josep Simanullang menjelaskan, dengan GPN, pemilik kartu debit bank tertentu bisa bertransaksi melalui mesin ATM atau perangkat EDC bank lain tanpa dikenakan biaya administrasi.

“Nasabah tidak perlu lagi mencari mesin gesek kartu dari bank yang sama dengan kartu yang dimiliki karena semua kartu yang berlogo GPN dapat digunakan pada seluruh mesin EDC mana saja tanpa biaya tambahan,” terangnya

Tambahnya,  BI telah memberlakukan kebijakan baru berupa besaran merchant discount rate (MDR) sebesar 1 persen. MDR merupakan biaya dari bank pemilik perangkat EDC yang dibebankan kepada merchant setiap kali nasabah bertransaksi.

“Seluruh bank dan merchant dihimbau tidak mengenakan biaya administrasi kepada nasabah saat bertransaksi. Kalau ada bank atau merchant yang mengatakan ada tambahan 2 persen dan sebagainya segera laporkan ke Bank Indonesia,” ungkapnya

Selain itu, bertransaksi dengan kartu ATM berlogo GPN dijamin lebih aman, berkualitas dan efisien, karena telah dilengkapi dengan fitur keamanan yang terstandarisasi serta seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik.

“Berbeda dengan kartu berlogo visa atau master card yang proses routing transaksinya masih dilakukan di luar negeri yaitu di Amerika dan kembali lagi ke Indonesia. Jadi GPN ini adalah sistem pembayaran yang terbaik produk anak bangsa yang bisa bersaing dengan manca negara,” jelasnya. (nt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *