TAPTENG NEWS – JAM 10.20 WIB
Melihat pemberitaan di Tapanuli News 24 Jam tentang ada cafe remang – remang yang luput dari Razia Satpol PP Tapteng merupakan satu kecerobohan yang sangat fatal dan mencoreng nama baik Bupati Tapanuli Tengah Bahktiar Ahmad Sibarani.
“Karena kita ketahui bersama bahwa Program Bupati Tapteng dalam mewujudkan Objek Wisata yang jauh dari maksiat, prostitusi, minuman keras, perjudian, dan Narkoba tidak akan terwujud apabila ada oknum yang selalu melindungi tempat – tempat yang dimaksud,” ucap Herman Sakti Hutabarat selaku Sekretaris DPD BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Tapteng kepada Tapanuli Newss 24 Jam, Rabu (12/12)
Lanjutnya, selaku OKI (Organisasi Kepemudaan Islam) yang dahulunya mendukung untuk pencalonan Bupati Tapteng dan mendukung program yang sangat membangun tersebut akan menjadi garda terdepan untuk membantu program Bupati Tapteng tersebut.
“Kami yakin, apabila Bupati Tapteng mengetahui ini. Maka akan diambil tindakan tegas terhadap oknum yang melindungi cafe remang – remang tersebut. Kita juga mengetahui bersama bahwa belakangan ini semua kafe yang terindikasi ada prostitusi, minuman keras, perjudian, ataupun tempat penyalahgunaan Narkoba dengan semangat membangun Bupati Tapteng menutup cafe tersebut dan mengirim wanita – wanita PSK ke tempat pembinaan di Brastagi Kabupaten Karo,” ucapnya
Senada juga sisampaikan, Muhammad Yusuf Damanik (Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sibolga – Tapanuli Tengah dia mengatakan mengenai tentang cafe remang – remang yang luput dari Razia Satpol PP Tapteng merupakan satu kecerobohan yang sangat fatal dan mencoreng nama baik Bapak Bupati Tapanuli Tengah.
“Jangan ada oknum yang selalu melindungi tempat – tempat yang dimaksud, dengan adanya kecerobohan dan kelalaian tersebut terindikasi adanya permainan atau kecurangan dalam penertiban tempat – tempat hiburan malam, penertiban tersebut tajam kebawah dan tumpul keatas,” ujarnya
HMI Cabang Sibolga dan Tapteng mendukung program pemembangun yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam Mewujudkan Objek Wisata Yang Bebas dari Maksiat
HMI juga akan menjadi garda terdepan untuk membantu Program Bupati Tapteng tersebut “Selagi Masih Pro Rakyat” apabila sudah tidak sesuai dengan untuk kemakmuran dan kemajuan Kabupaten Tapanuli Tengah HMI juga akan menjadi garda terdepan untuk menyuarakan suara rakyat yang dibungkam oleh kekuasaan yang tidak pro rakyat.
M.Yusuf Damanik juga mengatakan jangan karena oknum DPRD yang membekingi lantas Satpol PP enggan dalam menindak tegas Cafe tersebut.
“Kami yakin, apabila Bupati Tapteng mengetahui ini, maka akan diambil tindakan tegas terhadap oknum yang melindungi cafe remang – remang tersebut. Kita juga mengetahui bersama bahwa belakangan ini semua cafe yang terindikasi ada prostitusi, minuman keras, perjudian, ataupun tempat penyalahgunaan Narkoba dengan semangat membangun Bupati Tapteng menutup cafe tersebut dan mengirim wanita wanita PSK ke tempat pembinaan dan yang melanggar hukum segera dihukum sesuai dengan Undang undang yang berlaku,” tegasnya. (hs)






