oleh

Tutup Tempat Prostitusi, Pemkab Diminta Jangan Tebang Pilih

TAPTENG NEWS – JAM 9.30 WIB

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) diminta jangan tebang pilih dalam upaya penutupan wadah yang diduga sebagai tempat Prostitusi, hal itu disampaikan Badan Executiv Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (BEM STITM), Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Senin (14/1)

Presiden Mahasiswa STITM, Raju Firmanda Hutagalung didampingi Wakilnya menyampaikan video yang beredar di media sosial (Facebook) tersebut, kuat diduga merupakan wanita yang bekerja di salah satu cafe remang – remang yang ada di Rindu Alam 1 Tapanuli tengah

“Dengan asyik berjoget ria melakukan adegan yang diduga tidak senonoh, dan tidak layak dipertontonkan dihadapan publik. Sebab itu, kami minta pihak Pemkab Tapteng untuk tidak diam dan segera mengambil langka tegas dan tidak tebang pilih,” katanya

Baca Juga :  Aniyaya Keluarga David Butarbutar, Empat Oknum Satpol PP Diperiksa Polres

Raju sangat mengapresiasi kinerja Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani ketika memperintahkan penegak Peraturan Daerah (Perda) Satpol-PP melakukan ‘Pembersihan’,

Namun dirinya sangat menginginkan, tindakan tegas dari Pemerintahan yang dipimpin oleh Bakhtiar Ahmad Sibarani untuk menutup cafe Rindu Alam Satu yang terletak di Kelurahan Sibuluan.

“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung Pemkab Tapteng yang berupaya untuk menjauhkan Tapteng dari kemaksiatan, dengan menutup setiap tempat yang diduga sebagai wadah prostitusi. Saya juga yakin dan percaya, Bupati Kabupaten Tapteng, mau dan mampu dengan tegas menutup cafe Rindu Alam Satu, yang kami duga masih beroperasi. Sebab beliau adalah salah seorang kader terbaik Muhammadiyah dan Putra daerah yang sangat mencintai Tapanuli Tengah,” sebutnya

Baca Juga :  Pencuri Sawit Kebun Manduamas Ditangkap Satpam

Ditambahkannya, ternyata dengan tindakan tegas Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah yang berhasil rubuhkan pondok kitik – kitik yang diduga sebagai tempat maksiat 2017 lalu menyita perhatian banyak masyarakat dan membuat semua orang yakin bahwa Bupati akan mampu jauhkan Tapteng dari kemaksiatan

“Kami berharap agar secepatnya Pemkab Tapteng Tutup Cafe Rindu Alam 1 yang diduga sebagai tempat prostitusi yang masih beroperasi dan dapat mengakibatkan terjadinya penyimpangan terhadap norma – norma masyarakat dan berdampak merusak moral masyarakat,” harapnya. (hs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed