BEGINI DETIK – DETIK LEDAKAN DISENAYAN SAAT DEBAT CAPRES 2019

Daerah, Hukum, Nasional5504 Dilihat

Jakarta News – Beredar dari media sosial potongan video CCTV yang diduga merupakan kejadian ledakan di dekat lokasi nobar debat capres di kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta.

Dilihat potongan CCTV ini berdurasi 21 detik. Di sudut kiri video tersebut tertera tanggal (17/02/2019).

Dalam video tersebut terdengar suara orang yang mengomentari video. Menurut mereka ledakan terjadi sekitar pukul 20.13 WIB saat ada mobil warna putih dan sebuah sepeda motor melintas.


Dalam video tersebut terlihat asap warna putih mengepul setelah terjadi ledakan.
Terjadi di 8.13. 


“Nah mobil ini,” ucap salah seorang di video tersebut. “Atau motor itu,” sambung suara orang lainnya ikut mengomentari.
Dari salah satu sudut di Jalan Stadion Senayan, lokasi potongan video CCTV ledakan ini memang sama seperti lokasi ledakan di Parkir Timur, Senayan.

Wakil Kepala Rumah Aspirasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Michael Umbas, saat diminta konfirmasi membenarkan potongan video CCTV yang tersebar itu berisi adegan saat ledakan terjadi.


Menurutnya saat itu banyak relawan Jokowi yang memilih bersantai di taman pemisah jalan di depan Stadion Aquatik yang menjadi lokasi ledakan. Sekitar 200 meter dari lokasi relawan Jokowi yang sedang melangsungkan kegiatan nobar debat capres 2019.

“Iya memang itu lokasinya,” ujarnya

Dirinya menerangkan dari kesaksian para korban, suara ledakan cukup kuat. Banyak orang kocar – kacir ke segala penjuru usai ledakan. Ada yang ke Stadion Akuatik, ada pula yang berlari ke arah JCC. Lokasi debat sendiri berada di Hotel Sultan, yang jaraknya sekitar 1 km dari Stadion Akuatik.

“Ada 7 orang yang terluka akibat ledakan. Ada 2 orang dibawa ke RSAL Mintoharjo dan 5 orang dibawa ke RS Pelni, Petamburan, Jakarta Barat. Dia sudah menjenguk korban yang berada di RSAL Mintoharjo,” terangnya.

Sambungnya, kondisi ketujuh korban berbeda – beda. Dia menyebut ada korban yang rusak gendang telinga karena mendengar ledakan dari jarak yang dekat.

“Gendang telinga pecah yang satu, yang satu terkena serangan jantung karena ledakan,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, dirinya belum bisa memastikan apakah potongan rekaman CCTV yang tersebar itu merupakan video CCTV kejadian. Namun dia meyatakan pihaknya memang sedang memeriksa CCTV dari sekitar lokasi.

“Ini masih kita lidik CCTV-nya sementara,” kata Irjen Gatot 

Lanjutnya, seperti pernyataannya sebelumnya, Irjen Gatot menegaskan ledakan tersebut berasal dari petasan. Namun dia belum bisa memberi tahu lebih detail seperti apa bentuk dan material petasan yang meledak. 

“Material sisa petasan yang meledak masih diteliti di Laboratorium Forensik (Labfor),” jelasnya. (Int)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *