Sehari Tak Pulang, Nelayan Ditemukan Jadi Mayat Dekat Sampan Miliknya

Tapanuli Tengah1189 Dilihat

TAPTENG NEWS – JAM 11.30 WIB

Khairunnas Nasution (46), warga Dusun III Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, ditemukan tewas di daerah perairan Danau Pandan. Kamis (21/3) sekitar jam 11.30 WIB.

Jasad korban ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian diseputar perairan Danau Pandan dalam posisi mengapung.

Informasi yang dihimpun, Khairunnas yang berprofesi sebagai melayan pancing ini diketahui berangkat dari rumahnya pada hari Rabu (20/3) sekitar jam 21.00 WIB dengan menaiki sampan yang melewati alur sungai Aek Lumut. Namun hingga jam 09.00 WIB korban tak juga sampai di rumah.

Merasa khawatir, Rinawati Tambunan, istri korban, bersama dengan mertuanya melaporkan kepada Kepala Desa Parjalihotan Nuato Harefa. Oleh Nuato hal ini dilaporkan kepada Camat Pinangsori Pahala Nababan, yang langsung menginstruksikan untuk melakukan pencarian.

“Setelah kita terima laporan dari warga, saya langsung berkoordinasi kepada pihak kepolisian untuk melakukan pencarian,” kata Camat Pinangsori, Pahala Nababan.

Selanjutnya, kata Pahala, 27 orang warga bersama dengan pihak kepolisian dari Polsek Pinangsori diberangkatkan untuk melakukan pencarian dengan menelusuri route yang selama ini menjadi lokasi korban mencari ikan. Setelah melakukan pencarian beberapa jam, jasad korban pun akhirnya ditemukan terapung tidak jauh dari sampan miliknya.

“Sebelumnya kita menemukan sampan korban terapung ditengah danau dengan kondisi dipenuhi air. Didalam sampan kita temukan senter, kain dan topi,” ujar Pahala.

Setelah dilakukan visum di Puskesmas Hutabalang, kemudian jasad korban diserahkan ke pihak keluarga di Aek Lobu, Rawang, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri. Dari hasil visum yang dilakukan, tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Sudah kita serahkan ke pihak keluarga. Tadi juga kita yang jemput ke daerah Aek Lubu dengan mempergunakan satu unit mobil ambulans,” jawab Camat Pinangsori, Pahala Nababan, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. (bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *